Dapat atau tidaknya pembedahan invasif minimal untuk perdarahan rahim abnormal tergantung pada penyebab spesifiknya. Jika perdarahan rahim abnormal disebabkan oleh polip endometrium, fibroid, tumor ovarium, endometriosis, adenomiosis, pembedahan invasif minimal dapat dilakukan, tergantung pada kondisi pasien. Ada banyak penyebab perdarahan rahim yang tidak normal. Contohnya adalah polip endometrium, fibroid, tumor ovarium, endometriosis, adenomiosis, kanker endometrium, dan gangguan pada sistem pembekuan darah. Polip endometrium biasanya berasal dari lapisan endometrium, dan dapat muncul secara tunggal atau ganda. Manifestasi klinisnya terutama meliputi menstruasi yang tidak teratur dan perdarahan vagina, dan perawatan bedah invasif minimal dapat dipilih, yaitu pengangkatan polip dengan histeroskopi. Fibroid uterus, tumor ovarium, endometriosis, adenomiosis, kanker endometrium, dll. juga dapat ditangani dengan pengobatan invasif minimal, dan detailnya perlu dipertimbangkan dalam konteks situasi individu pasien. Namun, jika terdapat kanker endometrium, beberapa fibroid yang parah, atau dikombinasikan dengan gangguan koagulasi, maka tidak dapat ditangani dengan pembedahan invasif minimal.