Tindakan pencegahan untuk penanganan vertigo bervariasi sesuai dengan penyebabnya. Vertigo dapat disebabkan oleh penyakit Meniere, neuronitis vestibular, serangan iskemik sementara, dan lain-lain, dan memerlukan pengobatan, pembedahan, dan rehabilitasi. 1. Penyakit Meniere: Penyakit Meniere dapat menyebabkan vertigo. Obat-obatan untuk meningkatkan sirkulasi di telinga bagian dalam, seperti tablet betahistin dan ginkgo biloba, dapat digunakan di bawah pengawasan dokter. Untuk pasien yang sering mengalami episode vertigo, dapat dilakukan neurektomi vestibular, labirinektomi, dan perawatan lainnya. 2. Neuronitis vestibularis: pasien dengan neuronitis vestibularis akan mengalami vertigo yang timbul secara tiba-tiba, pasien dapat mengikuti petunjuk dokter dengan antihistamin seperti fenilefrin dan cetirizine, serta obat antikolinergik, seperti skopolamin dan sebagainya. Selain itu, pasien biasanya dapat melakukan latihan fungsi tatapan mata, naik turun tangga atau melempar bola dan latihan fungsi motorik lainnya. 3. Serangan iskemik transien: pasien dengan serangan iskemik transien akan mengalami pusing dan gejala lainnya, pasien perlu menggunakan obat anti agregasi trombosit di bawah bimbingan dokter, seperti aspirin, clopidogrel dan sebagainya. Untuk pasien dengan serangan iskemik transien yang parah, angioplasti arteri dapat digunakan untuk pengobatan. Ketika pasien mengalami vertigo, mereka perlu mencari perhatian medis segera untuk mengklarifikasi penyebab penyakit, dan dokter akan mengambil tindakan yang tepat untuk mengobati penyebab penyakit.