Hemoglobin terglikasi 6,9 bukanlah diabetes.

Hemoglobin terglikasi yang tinggi saja tidak dapat memastikan diagnosis diabetes. Nilai normal hemoglobin terglikasi adalah 4-6%, dan 6,9% sudah berada di atas kisaran normal, yang menunjukkan adanya kelainan gula darah. Hemoglobin terglikasi ≥6,5% adalah salah satu kriteria diagnostik untuk diabetes, dan harus dikombinasikan dengan gejala klinis yang khas (minum berlebihan, makan berlebihan, buang air kecil, penurunan berat badan) atau ditinjau kembali pada hari lain. Selain itu, glukosa darah puasa atau glukosa darah acak atau tes toleransi glukosa juga dapat membantu dalam diagnosis diabetes mellitus. Diabetes mellitus dapat didiagnosis dengan adanya gejala khas diabetes mellitus dan glukosa darah acak ≥11,1 mmol/L atau glukosa darah puasa ≥7,0 mmol/L atau tes toleransi glukosa dengan glukosa darah 2 jam ≥11,1 mmol/L. Dengan adanya peningkatan hemoglobin terglikasi, disarankan untuk mencari bantuan medis untuk menyelesaikan pemeriksaan yang relevan, mengklarifikasi kondisi dan mengobatinya sedini mungkin untuk mendapatkan prognosis terbaik.