Dapatkah Anda memiliki anak dengan sperma yang lemah?

Sperma yang lemah biasanya subur dan pasien dapat meningkatkan peluang mereka untuk memiliki anak dengan pengobatan aktif. Spermatozoa lemah adalah suatu kondisi di mana kurang dari 32% spermatozoa bergerak maju dalam parameter air mani, dan penyebabnya dapat berupa kelainan kromosom, kelainan endokrin, infeksi, kekurangan mikronutrien, merokok, dan faktor lainnya. Biasanya pasien tidak memiliki gejala sistemik yang jelas, yang dapat bermanifestasi sebagai kesulitan untuk hamil. Umumnya, pasien dengan spermatozoa yang lemah memiliki kemungkinan kesuburan, dan jika pasien melakukan perawatan yang relevan dengan cara yang terstandardisasi, mereka dapat mencapai kemungkinan kesuburan alami. Jika pasien mengalami infeksi, Anda dapat mengonsumsi natrium ceftriaxone oral, azitromisin, dan antibiotik lainnya di bawah bimbingan dokter, atau obat vasodilator oral, seperti enzim pelepas kinin pankreas, serta vitamin oral seperti vitamin E, vitamin C, dan obat vitamin lainnya. Jika perlu, tindakan bedah juga dapat dilakukan, seperti ligasi tinggi pada vena internal korda spermatika, operasi tumor hipofisis, dan sebagainya. Disarankan agar pasien dengan sperma lemah harus pergi ke rumah sakit tepat waktu, mengidentifikasi penyebab utama penyakit, dan melakukan pengobatan simtomatik, yang dapat meningkatkan kualitas sperma dan mencapai efek kesuburan alami.

English Deutsch Français Español Português 日本語 Bahasa Indonesia Русский