Gejala infeksi mikoplasma pada anak-anak

  Infeksi Mycoplasma paling sering terjadi pada anak usia sekolah dan remaja, tetapi saat ini infeksi ini juga sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Masa inkubasi infeksi Mycoplasma adalah sekitar 2 hingga 3 minggu. Gejala klinisnya meliputi demam, sakit kepala, menggigil, kelelahan, kehilangan nafsu makan, batuk, sakit tenggorokan, dan nyeri di bawah tulang dada.  Infeksi Mycoplasma biasanya tidak terlalu akut, dengan suhu 37-41°C, sebagian besar sekitar 39°C. Infeksi ini dapat bersifat persisten atau kolerik, atau hanya demam rendah atau tidak demam. Sebagian besar batuknya berat, awalnya menjengkelkan dan kering, secara bertahap menjadi spasmodik dan keras, dengan sedikit dahak berlendir, terutama pada malam hari, kadang-kadang dengan sedikit darah dalam dahak, dan dalam beberapa kasus, mengi dan sesak napas. Infeksi Mycoplasma juga dapat menyebabkan lesi pada sistem dan organ lain, seperti ruam seperti campak, nyeri otot, nyeri sendi yang mengembara, kerusakan hati, anemia hemolitik, miokarditis, dan nefritis.  Penyakit ini dapat disebarkan melalui percikan sekresi pernapasan. Jangan masuk penitipan anak atau sekolah selama sakit untuk mencegah penularan. Minumlah banyak air, makanlah makanan yang ringan dan mudah dicerna selama sakit. Antibiotik seperti eritromisin dan azitromisin adalah pilihan pertama untuk pengobatan. Gejala lain dapat diobati secara simtomatis di bawah pengawasan medis.