Tinja bayi berwarna putih kekuningan, biasanya karena gangguan pencernaan, mungkin terkait dengan pemberian makanan yang tidak tepat, ketidakseimbangan flora usus, kelemahan fungsi pencernaan dan penyakit hati dan kandung empedu, disarankan untuk mengklarifikasi penyebabnya dan pengobatan tepat waktu. Penyebab umum 1, pemberian makan yang tidak tepat: bayi makan terlalu banyak atau makan makanan dingin, tidak dapat dicerna, merangsang mukosa saluran cerna, mempengaruhi fungsi pencernaan, mengakibatkan penumpukan makanan, mengakibatkan tinja berwarna putih kekuningan; 2, ketidakseimbangan flora usus: mengonsumsi obat-obatan atau perut dingin, dapat mempengaruhi flora usus, mengakibatkan gangguan pencernaan, mengakibatkan tinja berwarna putih kekuningan; 3, fungsi pencernaan yang lemah: sistem pencernaan bayi belum berkembang dengan baik, sekresi Enzim pencernaan terlalu sedikit untuk mencerna makanan sepenuhnya. Sistem saraf lemah untuk pengaturan pencernaan, mengakibatkan gangguan pencernaan, yang menyebabkan tinja berwarna putih kekuningan; 4, penyakit hati dan kandung empedu: seperti pasien atresia bilier, tinja berwarna putih atau berwarna tanah liat dalam waktu yang lama, dianjurkan untuk segera mencari pengobatan medis. Perawatan 1, perawatan harian: minum lebih banyak air hangat, pijat yang tepat atau kompres panas di perut untuk meningkatkan gerakan peristaltik gastrointestinal, membantu pencernaan; 2, pengobatan: minum tablet laktobasilus, pepsin dan obat lain seperti yang diresepkan oleh dokter untuk mengatur flora usus; 3, pengobatan simtomatik: jika menderita atresia bilier, minum fenobarbital, deksametason, atau minum antibiotik seperti amoksisilin seperti yang diresepkan oleh dokter, dan pada kasus yang parah, pembedahan dapat dilakukan. Orang tua harus memperhatikan pola makan anak, terutama dengan makanan yang mudah dicerna, seperti bubur encer, memastikan pola makan yang bersih dan higienis, hindari makan dan menyusui terlalu banyak, larang makan makanan mentah dan dingin, perhatikan istirahat, jaga agar tetap hangat, dan konsumsi probiotik secara tepat untuk meningkatkan dinamika pencernaan.