Cara mengobati tekanan darah tinggi pada orang paruh baya dan lanjut usia

Pengobatan tekanan darah tinggi pada orang paruh baya dan lanjut usia terutama adalah memperbaiki gaya hidup dan menggunakan obat antihipertensi. 1. Perbaikan gaya hidup: kurangi asupan natrium: dianjurkan asupan garam harian per orang tidak lebih dari 2 g; kurangi asupan lemak: kurangi asupan minyak goreng, kurangi makan daging berlemak dan jeroan hewani, kendalikan berat badan, perbanyak olahraga, berhenti merokok dan batasi konsumsi alkohol, kurangi stres mental dan jaga keseimbangan pikiran. 2. Obat antihipertensi: obat antihipertensi yang saat ini umum digunakan dapat diringkas menjadi lima kategori: diuretik seperti hidroklorotiazid, furosemid, dll.; antagonis reseptor β seperti metoprolol, bisoprolol, dll.; penghambat saluran kalsium seperti amlodipine, nifedipine, dll.; penghambat enzim pengubah angiotensin seperti Benadryl, Kaptopril, dll.; antagonis reseptor angiotensin II seperti valsartan, Irbesartan, dll.. Untuk pengobatan hipertensi, obat antihipertensi harus mengikuti prinsip-prinsip berikut: mulai dengan dosis kecil, berikan preferensi pada sediaan yang bekerja lama, kombinasi obat, dan individualisasi. Untuk orang paruh baya dan lanjut usia dengan penyakit hipertensi yang jelas, mereka harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan dirawat di bawah bimbingan dokter, dan tidak boleh minum obat tanpa izin untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.