Kontraksi ventrikel prematur, apa yang harus dilakukan

Penanganan kontraksi ventrikel prematur terutama bergantung pada kondisi klinis yang berbeda, seperti penanganan umum, penanganan obat dan penanganan bedah, yang sering diklasifikasikan sebagai tanpa atau dengan penyakit jantung organik, dan sebagainya.
Perawatan obat:
1. Orang tanpa penyakit jantung organik: umumnya, jika tidak ada gejala yang jelas atau gejalanya ringan, tidak perlu perawatan khusus, dan tindak lanjut secara teratur sudah cukup. Jika gejalanya lebih jelas, beta-blocker, seperti bisoprolol, dan penghambat saluran kalsium non-dihidropiridin, seperti diltiazem dan verapamil, dapat digunakan. Perhatian harian harus diberikan untuk menghindari merokok, stres dan faktor pemicu lainnya.
2. Penyakit jantung organik: jantung itu sendiri perlu ditangani. Mereka yang memiliki gejala yang jelas dapat diobati dengan obat-obatan seperti metoprolol dan amiodaron yang sesuai. Jika iskemia miokard akut atau infark dikombinasikan dengan pre-sistol ventrikel, terapi reperfusi dapat diberikan.
Terapi ablasi kateter: Terapi ini cocok untuk pasien yang sering mengalami kontraksi prematur yang sulit dikontrol dengan obat-obatan. Jika gejalanya jelas dan efek terapi obat tidak memuaskan, terapi ablasi frekuensi radio kateter dapat dilakukan.
Jika ada rasa tidak nyaman, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu. Penggunaan obat tertentu harus di bawah bimbingan dokter.