Anemia yang disebabkan oleh operasi koarktasio aorta perlu ditangani sesuai dengan tingkat keparahan anemia, seperti suplemen makanan dan obat-obatan untuk memperbaiki anemia, sedangkan anemia yang parah dapat memilih untuk melakukan transfusi darah pada waktunya. 1. Suplemen makanan: Makan lebih banyak makanan kaya zat besi, seperti hati atau darah hewan, termasuk hati babi, darah babi, perut babi dan darah bebek, dll. Makan lebih banyak makanan kaya protein untuk memperkuat tubuh, seperti daging tanpa lemak dan telur, dll. Protein merupakan dasar proliferasi dan diferensiasi sel darah. 2. Zat besi tambahan: anemia pasca operasi dapat diobati dengan zat besi tambahan, seperti tablet besi sulfat, tablet besi laktat, dan tablet besi fumarat. 3. Anemia berat: Jika pasien mengalami anemia berat atau anemia yang sangat berat, pasien perlu menerima transfusi darah sesegera mungkin, misalnya, suspensi sel darah merah dapat ditransfusikan untuk meringankan gejala anemia sesegera mungkin. Dianjurkan agar pasien yang mengalami anemia setelah koarktasio aorta harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang komprehensif agar tidak terjadi penundaan terhadap kondisinya.