Bagaimana cara Botox mengatasi kerutan? Seberapa efektifkah itu?

Pertama, Botox adalah protein alami yang dimurnikan yang melemaskan otot-otot yang menyebabkan keriput dan membuat wajah tampak lebih muda. Banyak kerutan wajah muncul ketika kita mengencangkan otot-otot wajah untuk membentuk ekspresi wajah. Kerutan yang muncul ketika kita mengekspresikan ekspresi kita disebut garis dinamis, dan Botox mengendurkan otot-otot yang menyebabkan kerutan. Ketika kita masih muda, kulit kita memantul kembali ke posisi semula ketika ekspresi wajah selesai, tetapi seiring bertambahnya usia, kerutan dinamis tetap berada di kulit dan membentuk garis statis. Botox tidak dapat digunakan untuk mengatasi garis-garis statis. Data dan pengalaman klinis jangka panjang telah menemukan bahwa keamanan Botox dalam berbagai perawatan kosmetik cukup baik. Botox telah disetujui untuk digunakan di 88 negara. Toksin botulinum sekarang menjadi obat pertama dari jenisnya yang disetujui oleh CFDA di Cina untuk digunakan dalam estetika medis. Namun, penting untuk dicatat bahwa Botox adalah obat yang hanya dapat diperoleh dengan resep dokter, dan hanya rumah sakit atau klinik yang memenuhi syarat yang dapat menawarkan perawatan ini; membelinya secara online dan menyuntikkannya sendiri tidak akan berhasil. Sebagian besar suntikan Botox bertahan selama 4 hingga 6 bulan, dengan durasi yang bervariasi tergantung pada kondisi tubuh masing-masing. Efek sampingnya hampir tidak ada. Kadang-kadang ada beberapa memar lokal ringan, hidung tersumbat, gatal dan sakit kepala, yang biasanya berlangsung singkat dan menghilang pada hari yang sama. Dalam kasus yang jarang terjadi, memar membutuhkan waktu 2 hingga 3 hari untuk menghilang sepenuhnya. Siapa yang tidak boleh menerima Botox untuk keriput? (1) Orang yang diketahui memiliki alergi terhadap komponen apa pun dari sediaan. (2) Mereka yang menderita penyakit persimpangan neuromuskuler (miastenia gravis, sindrom miastenia gravis, dll.). (3) Mereka yang mengalami infeksi di tempat penyuntikan yang diusulkan. (4) Mereka yang berencana untuk hamil dalam 6 bulan terakhir.