Pasien dengan fibroid rahim dapat mengonsumsi berbagai jenis makanan untuk memastikan pola makan yang beragam. Mereka dapat mengonsumsi makanan yang kaya protein, zat besi, vitamin, seng, dll. Mereka juga perlu minum obat oral di bawah bimbingan dokter bila perlu, seperti agonis hormon pelepas gonadotropin, penghambat aromatase, antagonis reseptor estrogen, pregnenolon, mifepristone, dan sebagainya.
1. Makanan:
Makan lebih banyak makanan kaya protein dapat meningkatkan kekebalan tubuh pasien dengan fibroid rahim, seperti telur, susu, produk kedelai, dll. Protein adalah dasar dari sintesis antibodi dalam tubuh manusia, dan makan lebih banyak makanan kaya protein dapat meningkatkan sintesis antibodi dan meningkatkan kekebalan tubuh manusia.
Makan lebih banyak makanan kaya zat besi dapat mengisi kembali kehilangan zat besi yang disebabkan oleh peningkatan aliran menstruasi fibroid rahim, seperti daging merah dan hati.
Seng memiliki efek pengaturan pada sistem kekebalan tubuh manusia, jadi dianjurkan untuk makan lebih banyak makanan kaya seng seperti jamur, kerang, dan sebagainya.
2. Obat-obatan:
Satu kelas obat dimulai dari mengurangi tingkat estrogen dan progesteron, yang diwakili oleh agonis hormon pelepas gonadotropin, seperti injeksi treprostinil, leuprolide asetat, dan sebagainya.
Golongan obat lainnya mulai dari mengurangi kemanjuran estrogen dan progesteron, yang biasa digunakan adalah pregnentrienone, mifepristone dan obat oral lainnya.
Jika pasien didiagnosis menderita fibroid, segeralah ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan agar tidak terlambat.