Metatarsalgia adalah kondisi menyakitkan pada batang kaki depan dan permukaan tulang (yaitu bagian bawah kaki depan) yang disebabkan oleh ketegangan atau kompresi saraf atau iritasi pada lengkungan melintang kaki depan. Sebagian besar metatarsalgia lembek adalah bawaan lahir. Hal ini terutama disebabkan oleh cedera kronis pada lengkung transversal yang disebabkan oleh kelainan bawaan dalam perkembangan tulang metatarsal pertama, dan merupakan hasil dari entropion metatarsal primer dan hipermobilitas tulang. Manifestasi klinis: (1) nyeri pada permukaan kaki depan saat berjalan, yang menetap dan terasa terbakar; (2) pelebaran kaki depan dengan kalus pada permukaan tulang kedua dan ketiga; (3) nyeri tekan pada permukaan, sementara meremas tulang secara lateral dapat mengurangi rasa nyeri; (4) gerakan abnormal sendi tarsal pertama dan nyeri dapat terjadi. Diagnosis berdasarkan: (1) nyeri terbakar yang terus-menerus pada permukaan kaki depan ketika berjalan, kalus pada telapak kaki depan, nyeri tekan, sementara meremas tulang secara lateral dapat meredakan rasa nyeri (2) pelebaran celah antara tulang pertama dan kedua dan inversi tulang pertama seperti yang terlihat pada X-ray. Prinsip pengobatan: Nyeri relaksasi sering kali dapat diobati secara efektif dengan pengobatan non-bedah, dan jarang sekali memerlukan pengobatan bedah. Nyeri kompresi terkait dengan pemakaian sepatu yang tidak tepat. Hal ini disebabkan oleh neuritis interstitial atau neurofibroma akibat tekanan jangka panjang atau iritasi saraf jari kaki yang disebabkan oleh kompresi eksternal jangka panjang pada tulang, dan sebagian besar terkait dengan pemakaian sepatu hak tinggi atau sepatu dengan jari kaki yang sempit. Manifestasi klinis: (1) nyeri di kaki depan saat berjalan, nyeri menjalar paroksismal, nyeri menusuk atau memotong, nyeri menjalar ke jari kaki ketiga dan keempat, kadang-kadang terpaksa berhenti berjalan atau berdiri karena nyeri yang parah; (2) kaki yang terkena panjang dan tipis, kaki depan telah diperas fenomena; (3) ada nyeri tekanan di permukaan, sementara meremas tulang secara lateral dapat memperparah atau menyebabkan rasa sakit; (4) jari kaki ketiga dan keempat mungkin memiliki sensasi yang abnormal. Diagnosis: (1) Nyeri menjalar paroksismal pada permukaan kaki depan selama berjalan, menjalar ke jari-jari kaki, dengan kaki yang panjang dan ramping serta nyeri tekan pada permukaan, yang mungkin diperparah atau disebabkan oleh meremas tulang secara lateral. (2) Benjolan dapat diraba pada faset jari kaki ketiga dan keempat. Penyakit ini paling sering terjadi pada wanita paruh baya dan lebih tua berusia 30-50 tahun, dan pada mereka yang memiliki kaki sempit dan lembek, kebanyakan unilateral. Prinsip pengobatan: Perawatan bedah diperlukan dengan hasil yang memuaskan.