Sagu biasanya tidak direkomendasikan untuk penderita diabetes.
Sagu adalah sejenis pati yang dapat dimakan, terutama mengandung karbohidrat, protein, sedikit lemak dan vitamin B dan nutrisi lainnya, yang dapat mengisi kembali nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dengan baik, dan rasanya yang lembut dan lengket sangat populer.
Sagu mengandung 88% hingga 90% karbohidrat, jauh lebih banyak daripada kandungan karbohidrat pada nasi. Karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh, setelah mengalami penguraian oleh amilase, glukosidase, maltase dan penguraian lainnya, akan menjadi glukosa, sehingga sangat mudah menaikkan gula darah. Oleh karena itu biasanya pasien diabetes tidak dianjurkan untuk makan sagu, agar tidak semakin meningkatkan nilai glukosa darah, yang tidak kondusif bagi kesehatan organisme.
Disarankan agar pasien diabetes memperhatikan rasionalitas diet, untuk memastikan asupan nutrisi yang seimbang, juga harus makan dalam porsi kecil, makanan yang teratur. Untuk informasi lebih lanjut tentang diet sehat untuk pasien diabetes, silakan berkonsultasi dengan ahli gizi profesional.