Bagi penderita diabetes, membuat pilihan makanan yang sehat, memasak di rumah sebanyak mungkin, makan di luar lebih jarang, dan membuat makanan buatan sendiri untuk melacak apa yang Anda makan, semuanya membantu dalam mengelola diabetes Anda.
Berikut ini 10 kiat diet bagi penderita diabetes. Gunakan mereka sebagai motivasi saat Anda sibuk di dapur dan ingatlah mereka saat makan di luar.
1. Berpikir secara holistik
Makanlah nasi merah dan pasta gandum. Pilihlah untuk mengonsumsi 100% tepung dan roti gandum dan produk gandum lainnya seperti gandum dan barley. Menyederhanakan proses persiapan. Contohnya, apabila waktu terbatas, masukkan sebungkus nasi merah beku yang sudah dimasak sebelumnya ke dalam microwave.
2. Meningkatkan rasa kenyang
Saat makan makanan kaya karbohidrat, penting untuk mengonsumsi setidaknya 8 gram serat setiap kali makan. Hal ini akan membantu mengontrol gula darah dan meningkatkan rasa kenyang, yang baik untuk kesehatan jantung. Hal ini penting, karena penderita diabetes lebih mungkin mengembangkan penyakit jantung.
Cobalah makan.
Kacang polong.
Kacang.
Gandum.
Jelai.
Buah-buahan, seperti apel, pir, beri dan jeruk.
Sayuran, seperti ubi jalar, kangkung, brokoli, wortel dan bit.
3. Ganti karbohidrat tertentu dengan lemak berkualitas baik
Penderita diabetes dapat mengganti karbohidrat tertentu dengan lemak baik, seperti asam lemak tak jenuh tunggal yang ditemukan dalam kacang-kacangan, alpukat, minyak zaitun, dan minyak rapeseed. Ini membantu menurunkan gula darah, tetapi berhati-hatilah untuk tidak makan terlalu banyak untuk menghindari terlalu banyak kalori.
Kacang-kacangan dan alpukat dapat ditambahkan ke dalam salad dan hidangan utama; saus salad, bumbu-bumbu dan saus yang terbuat dari rapeseed atau minyak zaitun dapat dikonsumsi; makanan yang dimasak dengan kedua minyak ini juga dapat dikonsumsi.
4. Makanlah makanan yang tidak mempengaruhi gula darah Anda
Makanan yang tidak mungkin meningkatkan gula darah secara signifikan termasuk daging tanpa lemak, unggas, ikan, alpukat, salad sayuran, telur dan keju. Menambahkan makanan-makanan ini ke dalam daftar diet akan membantu menyeimbangkan karbohidrat dalam makanan yang dikonsumsi pasien.
5. Makan lebih banyak daging tanpa lemak
Pilih resep yang mengandung sedikit lemak jenuh. Anda dapat meninggalkan saus krim dan memilih daging tanpa lemak, produk susu skim atau rendah lemak, dan protein nabati seperti kacang-kacangan, lentil, atau kacang-kacangan.
6. Perhatikan detailnya
Selalu perhatikan kandungan kalori, karbohidrat, serat dan lemak dari resep, karena informasi ini sangat penting. Cukup patuhi ukuran porsi yang direkomendasikan untuk melacak asupan Anda.
7. Pertimbangkan untuk menggunakan minyak nabati
Pertimbangkan canola atau minyak zaitun sebagai pilihan pertama Anda, karena keduanya kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal. Minyak canola juga mengandung asam lemak omega-3 yang menyehatkan jantung.
8. Membuat salad yang disederhanakan
Simpan salad bayam atau salad selada dalam jumlah besar dalam wadah kedap udara tanpa saus (Anda bisa menambahkannya nanti). Kemudian, nikmati untuk makan malam atau selama beberapa hari ke depan.
9. Membuat makanan penutup
Dengan penanganan sederhana menggunakan pisau, buah dapat dibuat menjadi salad buah yang lezat, disiram dengan jus lemon atau jeruk dan dilemparkan dengan baik untuk disajikan.
10. Perhatikan bahan-bahan dalam minuman Anda
Waspadai kandungan kalori, gula dan alkohol dari minuman. Jika Anda tidak suka air putih yang hambar, cobalah minuman beraroma sparkling (tanpa gula) atau teh atau kopi bebas kalori untuk melengkapi makanan buatan Anda dengan sempurna.