Untuk pasien dengan neurosis jantung, dokter yang merawat harus terlebih dahulu memiliki pengalaman klinis yang luas, kedua bertanggung jawab dan peduli, dan yang terpenting adalah menerapkan model medis baru untuk mendominasi praktik medis kami, yang berarti bahwa selain faktor biologis, faktor psikososial yang menyebabkan penyakit juga harus dipertimbangkan dalam diagnosis penyakit apa pun. Dalam masyarakat modern, persaingan sangat ketat, tekanan pekerjaan dan kehidupan meningkat, dan emosi negatif merajalela. Kecemasan dan depresi telah menjadi emosi dasar masyarakat modern, dan menurut analisis, di rumah sakit umum besar di Tiongkok, pasien dengan kecemasan dan depresi mencapai sepertiga hingga seperempat dari total jumlah pasien. Oleh karena itu, sebagai dokter, kita perlu memperhatikan masalah emosional pasien atau calon pasien kita, menganalisis apakah emosi ini adalah penyebab gejala mereka dan memberikan bantuan tepat waktu. Secara khusus, kita tidak boleh memberikan penjelasan yang tidak tepat, seperti mendiagnosis penyakit arteri koroner atau memberi tahu pasien bahwa mereka berisiko hanya karena mereka memiliki hipertensi, detak jantung yang terlalu cepat, atau perubahan gelombang T pada EKG pada pemeriksaan fisik, agar tidak menimbulkan kecemasan yang tidak perlu pada pasien. Meringankan stres psikologis mereka agar tidak membiarkan beberapa kesalahan kognitif berkembang menjadi gangguan psikologis.