Kondisi apa saja yang ditangani oleh dokter bedah plastik? Dokter bedah plastik menangani cacat bawaan pada fungsi dan/atau penampilan, atau kelainan fisik yang disebabkan oleh kecelakaan mobil, trauma, penyakit, dan penuaan. Dokter bedah plastik juga menangani pasien bedah tangan, bedah mikro, dan bedah kraniomaksilofasial. Kondisi darurat seperti luka robek pada wajah, luka bakar, trauma, dan gigitan juga dapat ditangani dengan bedah plastik. Banyak pasien sekarang meminta dokter bedah plastik untuk menutup luka di lokasi yang menonjol, seringkali dengan hasil yang lebih memuaskan. Masalah-masalah berikut ini umumnya ditangani oleh ahli bedah plastik: Malformasi kongenital dan perkembangan: nevus, hemangioma kapiler, nevus berpigmen kongenital, tumor pada permukaan tubuh, perkembangan payudara yang tidak normal, celah bibir dan langit-langit mulut, kelainan bentuk tangan, kelainan kraniofasial, mikrotia, hipospadia, dan tinea cruris. Kelainan bentuk yang didapat (termasuk trauma dan penyakit) Jaringan parut, trauma, cedera jaringan lunak yang disebabkan oleh trauma atau penyakit, bekas luka bakar, cacat jaringan termasuk kanker dan pasca-mastektomi, laserasi, luka yang tidak tertutup rapat, jaringan parut yang memengaruhi pergerakan, anggota tubuh, jari tangan dan kaki yang diamputasi, ptosis pada alis dan kelopak mata bagian atas, yang memengaruhi penglihatan, trauma kranomandibula, kelainan bentuk payudara bawaan dan perkembangan, trauma pada tangan. Masalah kosmetik Obesitas, masalah kulit: keriput, hiperpigmentasi, kerusakan akibat sinar matahari dan tato, payudara yang tidak proporsional atau kendur, kulit wajah dan kelemahan otot, kebotakan, perbaikan bentuk hidung, pipi dan dagu.