Penderita diabetes dapat makan daging kelinci dalam jumlah sedang, tetapi dalam proses memasaknya harus lebih sedikit garam dan lebih sedikit minyak.
Daging kelinci kaya akan protein, vitamin A, kalsium, zat besi, kalium, niasin dan nutrisi lainnya, dapat berperan dalam mengisi kembali nutrisi, sehingga penderita diabetes dapat makan daging kelinci, tetapi tidak boleh berlebihan, jika tidak maka akan menyebabkan gangguan pencernaan.
Dan, dalam proses memasak daging kelinci harus lebih sedikit garam, lebih sedikit minyak, karena penderita diabetes harus menjaga pola makan rendah garam, rendah lemak, rendah gula, untuk menjaga kestabilan glukosa darah, untuk menghindari fluktuasi glukosa darah yang besar.
Dalam kehidupan sehari-hari, penderita diabetes juga harus di bawah bimbingan dokter untuk mengatur penggunaan obat.