Apakah sakit kepala dan demam rambut merupakan jenis pneumonia baru?

Sakit kepala dan demam belum tentu merupakan gejala pneumonia virus corona baru, tetapi pasien dengan virus corona baru dapat mengalami sakit kepala dan demam. Banyak penyakit yang dapat muncul dengan sakit kepala dan demam, seperti influenza, flu biasa, pneumonia lain seperti pneumonia bakteri, mikoplasma, klamidia atau pneumonia yang terinfeksi virus corona non-novel, dapat muncul dengan sakit kepala dan demam. Oleh karena itu, sakit kepala dan demam tidak boleh dianggap sebagai bukti diagnostik ketika mendiagnosis pasien dengan infeksi virus corona baru. Bukti sakit kepala dan demam harus sangat mencurigai kemungkinan infeksi, tetapi tidak boleh digunakan sebagai kriteria konfirmasi. Untuk mengkonfirmasi diagnosis, pasien harus memiliki gejala batuk dan dahak, fitur pencitraan yang jelas dari infeksi virus pada pencitraan dada, dan kemampuan untuk mengisolasi asam nukleat virus corona baru dari sekresi pernapasan pasien. Diagnosis pneumonia virus corona baru dapat ditegakkan hanya setelah ketiga kondisi tersebut terpenuhi. Sakit kepala dan demam saja tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk diagnosis novel coronavirus pneumonia. Sumber konten: Dr. You Lai

English Deutsch Français Español Português 日本語 Bahasa Indonesia Русский