Asupan kolesterol yang berlebihan atau konsumsi kolesterol yang rendah, keduanya merupakan penyebab kolesterol serum yang tinggi, seperti halnya metabolisme lipid yang tidak normal dalam tubuh. Asupan kolesterol yang berlebihan terutama disebabkan oleh kebiasaan pola makan yang buruk, seperti terlalu banyak makan makanan berkalori tinggi atau berlemak, seperti daging berlemak, jeroan hewan, kulit ayam, kulit bebek, gorengan, makanan acar, makanan kembung, serta minuman susu dan teh. Asupan kolesterol yang berlebihan tidak dikonversi dan diserap dalam tubuh pada waktunya, sehingga terjadi peningkatan kolesterol serum. Penyebab utama rendahnya konsumsi kolesterol adalah kurang aktif berolahraga, gaya hidup yang tidak banyak bergerak, dan larut malam, yang menyebabkan peningkatan kolesterol serum akibat penumpukan lemak dalam tubuh. Kelainan dalam metabolisme lipid dalam tubuh, seperti hipotiroidisme, aldosteronisme primer, diabetes, penyakit ginjal, dan penggunaan jangka panjang obat glukokortikoid dalam jumlah besar, juga dapat menyebabkan peningkatan kolesterol serum.