Pare tidak dapat menggantikan obat untuk berperan dalam pengobatan diabetes, pasien diabetes harus digunakan untuk mengatur metode penurunan gula darah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstraksi bahan aktif tertentu dari pare dapat berperan dalam menurunkan gula darah pada tikus dengan diabetes tipe 2, tetapi tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa makan pare dapat mengobati pasien diabetes, sehingga pare bukanlah pengganti obat untuk berperan dalam pengobatan diabetes.
Namun, pare merupakan makanan yang bernilai gizi tinggi, yang kaya akan serat makanan, vitamin C, vitamin B1, alkaloid dan nutrisi lainnya, dapat berperan dalam mengisi kembali peran nutrisi, dan indeks glikemiknya rendah, sehingga sangat cocok untuk dikonsumsi pasien diabetes, perhatikan konsumsi sedang.
Pasien yang didiagnosis menderita diabetes harus dirawat di bawah bimbingan dokter, makanan saja tidak dapat berperan dalam pengobatan penyakit, silakan mengambil pendekatan ilmiah untuk pengobatan.