Apa saja metode skrining untuk kanker endometrium?

  Kanker endometrium membawa banyak rasa sakit bagi wanita dan secara serius mempengaruhi kesehatan mereka, jadi apa metode untuk memeriksa apakah mereka menderita kanker endometrium?  1.Pemeriksaan ginekologi: fokus pada ukuran, bentuk, tekstur, ketebalan saluran serviks dan apakah ada perdarahan kontak, diikuti dengan pemeriksaan vulva, vagina, rahim, dan jaringan parametrium (ovarium, tuba falopi, kelenjar getah bening panggul, dll.).  2.Pemeriksaan sitologi pengikisan serviks: pemeriksaan ginekologi rutin, mudah dilakukan, ekonomis dan efektif, ini adalah pemeriksaan tambahan yang paling penting dan metode skrining primer yang disukai untuk skrining kanker.  3. Tes yodium dan pengamatan visual: metode yang sangat sederhana dan murah yang dapat mendeteksi setidaknya 2/3 lesi. Saat ini, WHO merekomendasikan inspeksi visual di negara-negara berkembang. Ini digunakan sebagai metode skrining utama untuk kanker serviks, yaitu setelah mengoleskan larutan asam asetat 3% -5% ke serviks. Reaksi epitel serviks terhadap asam asetat diamati dan kemudian biopsi diambil di daerah lesi putih.  4.Kolposkopi: Ini dapat dengan cepat mendeteksi lesi yang tidak terlihat dengan mata telanjang. Mengambil biopsi area yang mencurigakan selama kolposkopi dapat secara signifikan meningkatkan akurasi biopsi.  5. Pemeriksaan patologis biopsi serviks: ini adalah dasar untuk diagnosis kanker serviks. Saat ini, para ahli medis telah menunjukkan bahwa penyebab utama kanker serviks adalah infeksi virus papiloma manusia pada wanita.