Berapa banyak glukosa darah yang baik untuk penderita diabetes setelah dan sebelum makan

Nilai normal glukosa darah puasa adalah 3,9-6,1mmol/L. Diabetes dapat didiagnosis ketika glukosa darah puasa lebih besar dari 7,0mmol/L. Nilai normal glukosa darah postprandial kurang dari 7,8mmol/L. Diabetes dapat didiagnosis ketika glukosa darah lebih besar dari 11,1mmol/L. Namun demikian, glukosa darah pra dan pasca-prandial pada pasien diabetes tidak harus dikontrol dalam nilai normal, dan kisarannya dapat dipersempit dan dilonggarkan secara tepat menurut komplikasi yang berbeda. Umumnya, pasien diabetes tanpa komplikasi lain dapat mengendalikan glukosa darah sebelum makan dalam 7.0mmol/L dan glukosa darah setelah makan dikendalikan dalam 10.0mmol/L. Risiko peningkatan glukosa darah pada pasien diabetes gestasional lebih tinggi daripada pasien diabetes umum, sehingga rentang kontrol glukosa darah untuk wanita hamil harus dipersempit, yaitu glukosa darah sebelum makan harus dikontrol dalam 5,1mmol/L dan glukosa darah setelah makan sebaiknya tidak melebihi 8,5mmol/L. Rentang kontrol glukosa darah untuk orang lanjut usia dapat dilonggarkan sesuai kebutuhan, yaitu glukosa darah puasa harus dikontrol dalam 8,0mmol/L dan glukosa darah setelah makan harus dikontrol dalam 8,0mmol/L. 12.0mmol/L atau kurang sudah cukup. Selain kontrol glukosa darah secara aktif, pasien juga harus melakukan diet yang tepat dan terapi olahraga serta melakukan pemantauan glukosa darah secara mandiri setiap hari.