Dada tersumbat dan sesak napas saat berbaring

Dada sesak dan mengi saat berbaring dianggap sebagai perkembangan gagal jantung kiri. Redistribusi darah dalam posisi berbaring dan peningkatan aliran balik vena ke jantung dari tungkai bawah menyebabkan peningkatan stasis paru. Diafragma juga ditinggikan dalam posisi berbaring, yang membatasi gerakan diastolik paru-paru dan mengurangi kapasitas paru-paru, sehingga membuat pernapasan menjadi lebih sulit. Pasien harus beristirahat dalam posisi menetap dan gejala sesak dada dan sesak napas dapat diredakan. Pasien harus menjalani tes EKG, elektrokardiogram, peptida natriuretik otak, USG jantung, dan tes fungsi jantung kiri untuk menentukan penyebab gagal jantung dan tingkat keparahan gagal jantung, dan melakukan pengobatan anti gagal jantung sesuai dengan hasil tes.