Sebagai prosedur medis dalam bedah plastik, hasil dan keamanan prosedur sangat terkait dengan kondisi peralatan rumah sakit dan tingkat dokter. Untuk mendapatkan hasil yang baik, penting untuk pergi ke rumah sakit biasa untuk menemukan dokter yang memenuhi syarat untuk melakukan praktik kedokteran. Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, penting untuk berkomunikasi dengan dokter dan mengungkapkan ide dan kebutuhan Anda dengan jelas, sehingga operasi dapat dilakukan berdasarkan pemahaman dan kepercayaan penuh antara estetika dokter dan kebutuhan Anda. Jadi, institusi atau dokter seperti apa yang harus Anda pilih? Pertama-tama, Anda harus memilih rumah sakit umum yang besar atau tempat estetika medis yang profesional. Ini karena peralatan, kekuatan departemen terkait, suasana di dalam departemen, akses ke informasi baru, dan tingkat partisipasi dalam pertukaran akademis di rumah sakit besar tidak ada bandingannya dengan rumah sakit kecil. Tentu saja, tidak dapat dikesampingkan bahwa dokter individu juga memiliki kekuatan yang baik di rumah sakit dan klinik kecil, yang perlu diidentifikasi dengan cermat oleh ahli kecantikan. Untuk pemilihan dokter, saya telah menulis poin-poin berikut ini untuk referensi para pencari kecantikan. (1) Pengalaman kerja dokter: apakah itu rumah sakit tersier nasional, atau rumah sakit kecil menengah biasa, atau klinik kecantikan yang lebih kecil. Rumah sakit besar sering kali menangani berbagai kasus sulit dan menghadapi situasi yang tidak terduga, sehingga basis pengetahuan dan pengalaman dokter mungkin lebih banyak. (2) Pengalaman di luar negeri dan pelatihan lanjutan: Mengunjungi dan belajar di institusi medis yang terkenal secara internasional, atau pelatihan lanjutan di institusi bedah plastik besar di dalam negeri, pengalaman-pengalaman ini dapat memberikan perspektif yang lebih tinggi dan wawasan yang lebih luas kepada dokter. (3) Pendidikan: apakah itu gelar doktor, gelar master, gelar sarjana, atau perguruan tinggi atau bahkan gelar sekolah menengah. Namun, pendidikan tidak selalu berbanding lurus dengan standar, tetapi secara umum, semakin lama masa studi dan semakin mendalam penelitiannya, semakin luas wawasan dan pengetahuan dokter. (4) Jabatan: apakah itu dokter kepala, wakil dokter kepala, dokter jaga, atau dokter residen. Secara umum, negara memiliki persyaratan yang ketat untuk evaluasi jabatan. Dokter spesialis di atas tingkat dokter jaga tidak hanya harus mampu melakukan operasi rutin dengan terampil, tetapi juga harus mampu menyelesaikan kasus-kasus yang sulit dan rumit. Oleh karena itu, pengalaman dan keterampilan medis dokter kepala relatif baik. (5) Makalah akademis yang diterbitkan: berapa banyak makalah akademis profesional yang telah diterbitkan atau berapa banyak paten yang telah ditemukan, baik di luar maupun di dalam negeri, yang menunjukkan kemampuan dokter dalam berinovasi dan meringkas, dan menunjukkan bahwa dokter memiliki pengetahuan yang mendalam tentang penyakit tersebut. (6) Dari mulut ke mulut pasien: jika tersedia, yang terbaik adalah melalui cara yang obyektif atau dari mulut ke mulut para kandidat daripada melalui iklan: cari tahu dari mulut ke mulut atau umpan balik dari pasien yang pernah ditangani oleh dokter tersebut. Jika seorang teman pernah menjalani operasi dengan dokter tersebut, maka komentarnya tentu saja lebih penting.