Hidung meler biasanya dibagi menjadi hidung meler normal dan tidak normal. Pilek normal: tidak berwarna dan transparan, dan biasanya tidak masuk ke dalam rongga hidung bayi. Hidung meler seperti ini sering disebabkan oleh tangisan atau udara dingin, tetapi gejalanya akan segera hilang. Pilek yang tidak biasa: Jika hidungnya jernih, biasanya disebabkan oleh tahap awal pilek dan jumlah pileknya banyak. Pilek akibat bakteri biasanya memiliki hidung berwarna hijau kekuningan dan tubuh mungkin mengalami demam dan sakit kepala. Rinitis alergi juga dapat menyebabkan pilek yang disertai bersin dan hidung gatal. Sinusitis dapat menyebabkan hidung berwarna hijau kekuningan, disertai dengan sakit kepala, demam dan mual, dan ketika gejala-gejala ini terjadi, penting untuk mencari perawatan medis. Biasanya pilek pada bayi disebabkan oleh kedua alasan ini. Jika gejala pilek ringan, disarankan untuk merawat bayi Anda dengan lebih baik, dan minum obat bila kondisinya parah.