Apa yang dimaksud dengan kejang pseudo-epilepsi

Kejang histeris dapat memiliki gejala motorik, sensorik dan kesadaran kabur yang mirip dengan kejang epilepsi, sering terjadi setelah stimulasi mental dan di hadapan seseorang. Kejang dapat terjadi dalam berbagai bentuk, dengan ekspresi diri yang kuat seperti menutup mata, menangis, tangan dan kaki berkedut dan hiperventilasi, dan dapat berlangsung hingga beberapa jam, sehingga membutuhkan terapi kenyamanan dan sugesti.