Berapa banyak detak prematur dalam sehari yang normal

Tidak ada yang namanya berapa banyak detak prematur dalam sehari yang merupakan kisaran normal. Denyut prematur juga disebut kontraksi prematur, dan hal pertama yang harus diketahui oleh pasien dengan denyut prematur adalah apakah pasien mengalami denyut prematur atrium, denyut prematur sambungan atrioventrikular, atau denyut prematur ventrikel. Selanjutnya, penting untuk diperhatikan apakah pasien memiliki kondisi jantung yang jelas. Denyut prematur atrium episodik dan denyut prematur di area sambungan atrioventrikular umumnya tidak menyebabkan gangguan hemodinamik yang serius dan prognosisnya umumnya baik. Hanya jika denyut prematur atrium dan sambungan AV sering terjadi atau menyebabkan gejala seperti palpitasi (detak jantung yang cepat, sering disertai kepanikan), maka perlu diobati dengan obat. Kontraksi ventrikel prematur adalah gangguan irama jantung yang umum terjadi. Jika pasien tidak memiliki penyakit jantung yang jelas, tetapi denyut prematur ventrikel melebihi 10.000 denyut/24 jam, cenderung menyebabkan pembesaran jantung, maka denyut prematur ventrikel perlu dikontrol. Namun, pada pasien dengan penyakit jantung yang jelas, terdapat risiko menyebabkan aritmia ganas, yang dapat menyebabkan kematian mendadak, tanpa memandang jumlah denyut ventrikel prematur. Denyut prematur juga dapat disebabkan oleh penyebab fisiologis, seperti konsumsi alkohol yang berlebihan dan minum teh kental. Oleh karena itu, ketika pasien mengalami denyut prematur, disarankan agar mereka segera mencari pertolongan medis untuk mengidentifikasi penyebabnya dan mengobatinya dengan segera.