Dada terasa sesak dan dada terasa sesak dapat berhubungan dengan penyakit jantung koroner, gagal jantung, penyakit paru-paru, efusi pleura, dll. 1. Penyakit jantung koroner: ketika arteri koroner menyempit atau tersumbat, suplai darah ke otot jantung sangat tidak mencukupi, yang menyebabkan iskemia miokard atau bahkan nekrosis miokard, dan gejala sesak dan kongesti di bagian depan jantung muncul. 2. Gagal jantung: ketika gagal jantung terjadi, kontraktilitas miokard menurun, ekskresi jantung menurun, menyebabkan darah menggenang di paru-paru, yang menyebabkan pertukaran gas yang tidak mencukupi di paru-paru dan gejala sesak dan sesak di dada. 3. Penyakit paru-paru: ketika emboli paru terjadi, akan menyebabkan disfungsi pertukaran gas di paru-paru, yang mengakibatkan dada sesak dan sesak yang parah. 4. Efusi pleura: seperti pneumonia atau kanker paru-paru dapat menyebabkan efusi pleura, sesak dada, sesak dada, sesak napas dan gejala lainnya. Jika gejala sesak dada dan sesak dada terjadi, disarankan untuk segera pergi ke rumah sakit biasa untuk pemeriksaan komprehensif dan pengobatan aktif.