Olahraga mudah untuk mengontrol gula darah, dimulai dengan rekomendasi dasar ini

Jika Anda menderita diabetes, olahraga pasti ada dalam daftar yang harus dilakukan. Silakan mulai dengan saran-saran awal berikut ini.

Buatlah daftar aktivitas yang menyenangkan. Ada banyak pilihan yang tersedia dan tidak penting untuk pergi ke gym. Mana yang terdengar bagus? Pikirkan tentang aktivitas yang selalu ingin Anda coba atau nikmati di masa lalu. Atletik, menari, yoga, berjalan kaki dan berenang adalah pilihan yang baik. Aktivitas apa pun yang meningkatkan detak jantung Anda bisa dilakukan.
Dapatkan izin dokter Anda. Beri tahu dokter Anda apa yang ingin Anda lakukan. Mereka dapat memastikan pasien siap untuk melakukan aktivitas dan juga akan melakukan tes untuk melihat apakah perubahan pada diet, insulin atau obat diabetes diperlukan. Dokter juga dapat membantu menentukan apakah ada masalah dengan waktu berolahraga.
Ukur gula darah. Tanyakan kepada dokter Anda, apakah Anda harus mengukur gula darah Anda sebelum berolahraga. Jika Anda berencana untuk berolahraga selama lebih dari satu jam, ukurlah kadar glukosa darah Anda secara teratur selama berolahraga sehingga Anda tahu apakah Anda perlu ngemil. Ukur glukosa darah Anda setelah setiap latihan sehingga Anda dapat melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan.
Membawa karbohidrat. Selalu sediakan sedikit makanan ringan berkarbohidrat, seperti buah atau minuman buah, setiap saat untuk berjaga-jaga jika gula darah Anda terlalu rendah.
Pelan-pelan saja. Jika Anda jarang berolahraga, mulailah dengan 10 menit latihan per sesi. Secara bertahap tingkatkan menjadi 30 menit latihan per hari.
Lakukan latihan kekuatan setidaknya 2 kali seminggu. Latihan kekuatan dapat meningkatkan kontrol glukosa darah. Anda bisa mengangkat beban atau menggunakan resistance band. Atau, Anda bisa melakukan push-up, lunges dan squat, yang semuanya menggunakan berat tubuh Anda sendiri sebagai resistensi.
Jadikan olahraga sebagai kebiasaan. Berolahraga, makan, dan minum obat Anda pada waktu yang sama setiap hari untuk mencegah hipoglikemia.
Jadikan rahasia itu publik. Berolahragalah dengan seseorang yang tahu bahwa Anda menderita diabetes dan tahu apa yang harus dilakukan jika gula darah Anda terlalu rendah. Ini juga lebih menyenangkan. Untuk berjaga-jaga, Anda juga dapat mengenakan tanda pengenal medis yang menyatakan bahwa Anda menderita diabetes atau membawa kartu yang menyatakan bahwa Anda menderita diabetes.
Rawatlah kaki Anda. Kenakan sepatu olahraga yang bentuknya benar dan cocok untuk bergerak. Contohnya, jangan jogging dengan sepatu tenis karena kaki Anda memerlukan jenis penyangga yang berbeda ketika berlari. Periksa dan bersihkan kaki Anda setiap hari. Jika ada masalah baru, beritahu dokter Anda.
Hidrat. Minumlah air sebelum, selama dan setelah latihan Anda.
Jika ada rasa sakit yang tiba-tiba di suatu area, berhentilah berolahraga. Jika otot tampak agak sakit, ini normal. Rasa sakit yang tiba-tiba tidak normal. Cedera tidak mungkin terjadi kecuali jika Anda berolahraga terlalu banyak, terlalu cepat.

10 manfaat kesehatan yang akan diperoleh

Ingatlah bahwa olahraga dapat memiliki banyak manfaat, termasuk

Membantu tubuh menggunakan insulin untuk mengontrol gula darah.
Membakar kelebihan lemak tubuh.
Memperkuat otot dan tulang.
Menurunkan tekanan darah.
Menurunkan low-density lipoprotein (LDL), kolesterol “jahat”.
Meningkatkan lipoprotein densitas tinggi (HDL), kolesterol “baik”.
Meningkatkan aliran darah.
Mengurangi kemungkinan penyakit jantung dan stroke.
Meningkatkan performa fisik dan suasana hati.
Mengurangi stres.

Bagaimana olahraga memengaruhi gula darah?

Ketika Anda berolahraga, tubuh Anda membutuhkan gula darah (juga dikenal sebagai glukosa) untuk menghasilkan energi ekstra.

Ketika melakukan sesuatu dengan cepat, seperti berlari cepat untuk mengejar bus, otot dan hati melepaskan glukosa untuk bahan bakar.

Ketika berolahraga secara moderat untuk jangka waktu yang lama (seperti mendaki gunung), ada hasil yang sangat besar. Apabila berolahraga dengan cara ini, otot menyerap lebih banyak glukosa, yang membantu menurunkan kadar gula darah.

Jika latihan berat sedang dilakukan, kadar gula darah dapat meningkat untuk sementara waktu setelah menghentikan latihan.