Keputihan sedikit berwarna merah muda pada awal kehamilan

Warna keputihan yang sedikit merah muda pada awal kehamilan mungkin disebabkan oleh faktor fisiologis normal, tetapi mungkin juga disebabkan oleh kehamilan ektopik, pre-eklampsia, penyakit ginekologi, dll. Anda harus segera pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan serum HCG Anda dan melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk mengklarifikasi diagnosis dan kemudian mengobati gejalanya. Penyebab umum dan pengobatannya: i. Faktor fisiologis Setelah terbentuknya sel telur yang telah dibuahi, sel telur tersebut secara bertahap akan bermigrasi dari tuba falopi ke rongga rahim untuk implantasi pada otot endometrium dan pembuluh darah. Oleh karena itu, pada sebagian wanita, sel telur yang telah dibuahi akan menyebabkan pecahnya pembuluh darah kecil di endometrium selama implantasi, sehingga mengakibatkan pendarahan vagina pada tingkat tertentu, yang mungkin muncul sebagai cairan berwarna merah muda atau coklat yang akan berangsur-angsur hilang dalam 1-2 hari. Faktor patologis 1. Kehamilan ektopik: Dalam kasus kehamilan ektopik, estrogen dalam tubuh rendah dan endometrium tidak memiliki estrogen yang cukup untuk menyehatkannya, mengakibatkan luruhnya sejumlah kecil endometrium, yang menyebabkan perdarahan vagina, tetapi jumlah perdarahan biasanya kurang dari jumlah menstruasi. Dalam kasus perdarahan ringan, pengobatan atau pembedahan dapat digunakan, biasanya dengan obat-obatan seperti methotrexate, dan serum HCG dan USG perlu ditinjau secara teratur selama dan setelah pengobatan. 2. Pre-eklampsia: Jika kantung kehamilan sedikit menggugurkan dinding rahim, hal ini dapat menyebabkan keluarnya darah, yang mungkin muncul sebagai keputihan berwarna merah muda. Pasien perlu beristirahat dengan baik, mengurangi jumlah aktivitas, dan melengkapi dengan makanan kaya zat besi seperti jeroan hewan. Hormon seperti progesteron dan progesteron dapat digunakan untuk perawatan pengawetan janin di bawah bimbingan dokter; 3. Penyakit ginekologi: dengan perubahan hormon yang besar pada awal kehamilan, penyakit ginekologi seperti vaginitis, servisitis, dan polip serviks lebih mungkin untuk berkembang, menyebabkan jaringan mukosa lokal menjadi kongesti dan edematous, mengakibatkan pecahnya kapiler, yang pada gilirannya menyebabkan keputihan berdarah. Pasien harus mencari perhatian medis dan menggunakan supositoria antibiotik, gel atau kapsul lunak vagina tepat waktu di bawah pengawasan medis untuk mengendalikan peradangan secara lokal. Praktik kebersihan perlu diperhatikan dan douching vagina dilarang keras. Amati warna keputihan Anda pada tahap awal kehamilan untuk mendeteksi lesi pada waktunya. Hindari bekerja terlalu keras, begadang, dan bersantai dalam kehidupan sehari-hari Anda untuk menghindari kontraksi rahim yang dapat memperburuk gejala.