Pasien diabetes dapat makan daging anjing dan daging kambing sebagaimana mestinya.
Secara umum, baik daging anjing maupun daging kambing adalah makanan yang menghangatkan dan tonik, yang baik untuk meningkatkan kesehatan dan mengisi kembali nutrisi tubuh. Baik daging anjing maupun daging kambing adalah makanan hewani, kaya akan protein hewani, yang merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang baik yang dapat melengkapi asam amino esensial dan meningkatkan kekebalan tubuh, dll. Selain itu, daging-daging ini juga kaya akan mineral seperti zat besi dan tembaga, yang merupakan tonik darah dan bermanfaat, sehingga pasien diabetes dapat makan daging anjing dan domba.
Namun, saat makan daging anjing dan daging kambing, harus memperhatikan: 1. mengontrol asupan, tidak lebih dari 150g sekaligus, dan mengontrol asupan kalori total. 2. pasien diabetes harus membatasi asupan lemak, jadi perhatikan pemilihan bagian makan daging anjing dan daging kambing, pilih bagian yang lebih ramping, dan kurangi asupan lemak. Singkatnya, pasien diabetes dapat makan daging anjing dan daging kambing secara selektif sebagaimana mestinya.
Selain itu, pasien diabetes juga harus memperhatikan pemantauan glukosa darah dan mengawasi dinamika glukosa darah.