Ada beberapa jenis ekspektoran yang biasa disebut ekspektoran, yang biasa digunakan oleh anak-anak: 1. Larutan oral ambroxol: merupakan agen mukolitik yang dapat membuat sekresi pernapasan tidak terlalu kental, meningkatkan pergerakan silia pernapasan, dan membuat dahak menjadi mudah batuk. 2 . Guaiacol gliserol eter: dapat merangsang mukosa lambung, secara refleks menyebabkan peningkatan sekresi saluran napas, mengurangi viskositas, dan memiliki efek tertentu pada saluran bronkial diastolik. 3 . Asetilsistein: Memecah ikatan disulfida musin, mengurangi viskositas dahak, memiliki efek mukolitik yang kuat dan membuat dahak mukus mudah batuk; selain bentuk butiran oral, asetilsistein juga tersedia dalam bentuk inhalasi nebulisasi, yang dapat disatukan dengan obat inhalasi nebulisasi lainnya (hormon terhirup dan bronkodilator terhirup) untuk memainkan peran komprehensif sebagai antiinflamasi, bronkodilatasi, dan ekspirasi. 4. Larutan Oral Aminebutrol: Merupakan sediaan majemuk (Aminebutrol Hidroklorida plus Clenbuterol Hidroklorida), yang dapat mengurangi viskositas sekresi pernafasan, sedangkan Clenbuterol Hidroklorida memiliki efek melebarkan saluran bronkial untuk meredakan mengi. Selain itu, masih banyak lagi obat herbal Cina untuk batuk dan dahak yang sering dipilih oleh dokter dan orang tua. Pilihan obat ekspektoran harus didasarkan pada kondisi spesifik dan usia anak.