(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Faringitis sederhana kronis sering dikaitkan dengan kebiasaan gaya hidup yang buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol, dan lingkungan juga dapat berdampak pada hal itu. Diagnosis dini dan intervensi tepat waktu diperlukan dengan bantuan pemeriksaan fisik dan laringoskopi. Pasien dalam episode ini adalah seorang pria berusia 37 tahun yang mengalami sensasi benda asing di tenggorokannya selama 3 tahun, yang telah memburuk selama 1 bulan, selama waktu itu dia tidak diobati. Setelah didiagnosis, pasien diberikan pengobatan farmakologis, termasuk larutan tinidazole majemuk, tablet yang mengandung kuning perak dan kapsul pembuka suara emas, dan gejalanya membaik secara signifikan setelah pengobatan.
Informasi dasar】 Laki-laki, 37 tahun
Jenis penyakit】 Faringitis sederhana kronis
Rumah Sakit】Rumah Sakit Umum Zona Perang Utara
Tanggal Konsultasi】 November 2021
Rencana pengobatan】 Obat-obatan (larutan tinidazol majemuk, tablet kuning perak, kapsul suara emas, semprotan pedang tenggorokan terbuka)
[Masa Pengobatan] Setengah bulan pengobatan rawat jalan
Efektivitas】 Sensasi benda asing di tenggorokan menghilang setelah perawatan.
I. Konsultasi awal
Pada bulan November 2021, seorang pria berusia 40 tahun datang ke klinik. Pasien menggambarkan dirinya sebagai pekerja konstruksi yang sering terpapar debu dan mengalami batuk yang menjengkelkan, tetapi karena pekerjaannya, dia tidak memberikan perhatian khusus. Pada saat konsultasi, dia tidak khawatir tentang sensasi benda asing di tenggorokannya selama tiga tahun, tetapi dalam satu bulan terakhir, dia merasa gejalanya telah memburuk secara signifikan dan batuknya mengandung darah dalam dahak.
Pada pemeriksaan, selaput lendir di mulut ditemukan tersumbat dan menebal, dengan beberapa tonjolan yang tersebar atau massa yang menyatu; laringoskopi tidak menunjukkan adanya okupansi yang jelas dan tumor tidak termasuk.
II. Riwayat pengobatan
Pasien pertama kali diperiksa secara lokal dan menemukan bahwa mukosa di rongga mulut tersumbat secara kronis, bundel faring lateral tersumbat dan membengkak dengan beberapa tonjolan yang tersebar, ada lendir yang menempel di rongga mulut dan bau di mulut terlihat jelas; laringoskopi menunjukkan adanya celah dalam penutupan pita suara, tidak ada kelainan pada fisura fial bilateral atau fosa berbentuk buah pir, dan tidak ada pertumbuhan neoplastik seperti polip atau kista di laring, yang dapat didiagnosis sebagai faringitis sederhana kronis. Setelah percakapan singkat dengan pasien, ia disarankan untuk mengelola dua aspek untuk memperbaiki gejalanya. Pertama, dianjurkan untuk berkumur dengan larutan senyawa tinidazole untuk mengurangi pertumbuhan bakteri di mulut. Penggunaan tablet kuning perak setiap hari untuk meredakan gejala faring kering dan gatal, serta asupan oral kapsul pembuka suara emas dan juga penggunaan semprotan pedang pembuka tenggorokan. Untuk pekerjaan sehari-hari, dianjurkan memakai masker untuk menghindari masuknya debu obat. Melalui pengobatan rutin selama setengah bulan, sensasi benda asing di tenggorokan pasien telah membaik secara signifikan.
III. Efek pengobatan
Tinjauan pasien dua minggu setelah perawatan menunjukkan bahwa selaput lendir tenggorokan tidak tersumbat secara signifikan, pembengkakan bundel faring lateral telah hilang, folikel limfoid yang tersebar di dinding faring posterior hadir, dan sensasi benda asing yang lebih parah di tenggorokan, batuk iritasi, dan darah di dahak sebagian besar telah hilang. Pasien menjelaskan bahwa dia telah aktif minum obat sejak kunjungannya ke dokter dan telah menghentikan kebiasaan buruk merokok. Dia memakai masker di tempat kerja seperti yang diresepkan oleh dokter untuk membantu mengurangi efek debu dan sekarang kembali ke rutinitas normal.
IV. Tindakan Pencegahan
Faringitis sederhana kronis biasanya membutuhkan waktu lama untuk berkembang dan tidak mudah disembuhkan. Kami senang bahwa pasien ini telah mengikuti saran dokter dan dengan pengobatan yang aktif dan efektif, sensasi benda asing dan ketidaknyamanan di tenggorokan telah berkurang secara signifikan. Pasien ini, karena sifat spesifik dari pekerjaannya, beresiko kambuh kembali dan oleh karena itu harus waspada setelah perawatan untuk mengambil perlindungan debu yang diperlukan di tempat kerja dan memakai masker debu; dan untuk mengurangi begadang dan beristirahat. Hindari makanan pedas dan menjengkelkan, dan makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar.
V. Wawasan pribadi
Faringitis sederhana kronis bukanlah masalah besar, tetapi gejala klinisnya sangat keras kepala dan mudah kambuh, yang dapat memengaruhi pekerjaan dan kehidupan normal pasien. Oleh karena itu, Anda harus melakukan yang terbaik untuk mencegahnya dalam kehidupan sehari-hari, mengurangi kontak dengan debu dan gas yang mengiritasi, mengurangi asap rokok, menjaga lingkungan dalam ruangan yang baik, memperhatikan kelembapan di rumah, dan menyesuaikannya tepat waktu. Jika muncul gejala radang tenggorokan sederhana kronis, segera cari pertolongan medis, identifikasi lesi melalui pemeriksaan fisik atau laringoskopi, dan berikan pengobatan. Pasien tidak boleh menggunakan atau menghentikan pengobatan tanpa izin selama pengobatan dan mengikuti saran medis. Selama masa pengobatan, pertahankan pola makan dan kebiasaan gaya hidup yang baik untuk menghindari kambuhnya penyakit, dan berolahragalah dengan tepat untuk memperkuat daya tahan tubuh Anda.