Diagnosis bronkitis biasanya didasarkan pada gejala-gejala pasien, dikombinasikan dengan tes laboratorium dan pencitraan untuk memastikan diagnosis akhir. Gejala bronkitis yang paling khas adalah batuk, dahak, demam, tetapi sebagian pasien mungkin juga mengalami kelemahan umum, sakit perut, diare dan gejala toksisitas sistemik lainnya. 3. Jika infeksi disebabkan oleh patogen atipikal seperti mikoplasma atau klamidia, monosit mungkin tinggi dan neutrofil dan sel darah putih sering berada dalam kisaran normal. Ada juga film dada dan CT paru-paru, yang dapat melihat tekstur yang menebal dan terganggu di kedua paru-paru. Kombinasi gejala, tes laboratorium dan pencitraan akan mengkonfirmasi diagnosis.