Simpan kebenaran tentang tiga tertinggi di sini

  ”Tiga penyakit tinggi” adalah apa yang sering kita sebut tekanan darah tinggi, kolesterol darah tinggi dan gula darah tinggi, yang bukan hal baru bagi banyak orang. Penyakit-penyakit ini umumnya disebabkan oleh kebiasaan makan yang tidak sehat, kebiasaan gaya hidup yang buruk, usia tua atau obesitas, dan merupakan bahaya kesehatan yang serius. Ketiga jenis penyakit ini mungkin ada sendiri-sendiri atau mungkin saling terkait. “Tiga penyakit tinggi” adalah ancaman besar bagi kesehatan manusia, tetapi secara khusus membahayakan organ dan jaringan yang berbeda.  A, cedera gula darah tinggi pada seluruh tubuh Gula darah tinggi, seperti namanya, mengacu pada gula yang berlebihan dalam darah. Gula darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan besar pada pembuluh darah, sistem saraf, sistem metabolisme dan sistem kekebalan tubuh manusia. Di satu sisi, gula darah yang tinggi meningkatkan viskositas darah, dan di sisi lain, pembuluh darah menjadi lebih tipis, lebih rapuh, dan kurang elastis, sehingga mengakibatkan gangguan pada seluruh sistem peredaran darah, aliran darah yang buruk dan penyumbatan, serta berbagai masalah dalam tubuh. Iskemia dan hipoksia yang disebabkan oleh hiperglikemia adalah penyebab paling penting dari berbagai komplikasi diabetes, seperti lesi fundus, lesi mikrosirkulasi pada ekstremitas, penyakit jantung koroner, infark serebral, stroke, dll.  Glukosa darah yang meningkat juga menyebabkan malnutrisi dan perubahan yang melumpuhkan pada sel-sel saraf, yang dapat menyebabkan neuritis perifer, gangguan saraf tanaman dan penyakit neurologis lainnya. Pada saat yang sama, gula, lemak dan protein adalah tiga zat dasar metabolisme manusia. Gula darah tinggi menyebabkan gangguan metabolisme gula, yang merusak keseimbangan metabolisme sistem, yang sering menyebabkan gangguan metabolisme lipid, sehingga mengakibatkan masalah seluruh sistem metabolisme.  Kedua, ginjal cedera tekanan darah tinggi, cedera otak Tekanan darah tinggi akan menyebabkan kerusakan pada banyak organ, termasuk kerusakan paling serius pada ginjal dan otak. Kerusakan ginjal yang disebabkan oleh hipertensi terutama dimanifestasikan sebagai proteinuria dan gangguan fungsi ginjal. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa ketika tubuh memiliki tekanan darah tinggi, hal itu menyebabkan sklerosis vaskular arteri ginjal kecil dan juga merusak sel-sel endotel pembuluh darah ginjal, menyebabkan jejak albumin bocor keluar dan mengganggu fungsi ginjal. Efek ini berulang dari waktu ke waktu dan dapat menyebabkan gagal ginjal. Pada saat yang sama, hipertensi juga merupakan faktor terpenting dalam perkembangan penyakit serebrovaskular.  Hipertensi kronis menyebabkan iskemia dan degenerasi pembuluh darah otak, membentuk mikroaneurisma dan menginduksi pendarahan otak. Hipertensi dapat meningkatkan aterosklerosis serebral, dan pecahnya plak ateromatosa dapat dipersulit oleh trombosis serebral. Penyakit serebrovaskular klinis yang disebabkan oleh hipertensi terutama termasuk perdarahan otak, ensefalopati hipertensi dan infark serebral lacunar, di antaranya perdarahan otak adalah komplikasi paling umum dari hipertensi lanjut. Lokasi perdarahan otak, jumlah perdarahan dan perawatan darurat memiliki dampak besar pada prognosis pasien, dan tingkat morbiditas dan mortalitasnya tinggi.  Ketiga, cedera lipid darah tinggi pada jantung dan pembuluh darah Metabolisme lipid yang tidak normal adalah penyebab utama penyakit jantung koroner. Jika konsentrasi lipoprotein dalam darah terus-menerus tinggi, zat lipid akan disimpan dalam jumlah besar pada dinding arteri, yang akan menyebabkan aterosklerosis dan trombosis dari waktu ke waktu, menyebabkan kerusakan serius pada pembuluh darah. Kadar lipid yang tinggi dapat membahayakan arteri koroner dan membentuk aterosklerosis, yang pada waktunya akan mengurangi aliran darah di arteri koroner dan menyebabkan iskemia miokard, menyebabkan angina dan penyakit jantung koroner.  Riwayat keluarga hipertensi, hiperlipidemia, diabetes, kelebihan berat badan, konsumsi jangka panjang makanan tinggi lemak dan tinggi gula, atau konsumsi garam yang berlebihan, konsumsi alkohol yang berat, dll., stres mental jangka panjang yang tinggi, orang paruh baya dan lanjut usia lebih mungkin menderita tiga tinggi. Pasien dengan tiga tinggi harus mengembangkan gaya hidup sehat dan wajar, diet yang wajar, olahraga ringan, berhenti merokok dan membatasi alkohol, dan keseimbangan psikologis. Belajarlah untuk mengurangi stres, garam, gula, dan lemak, serta berolahraga lebih banyak untuk mengendalikan tiga tinggi secara efektif.

Dukung kami

Jika konten di atas bermanfaat bagi Anda, silakan klik tombol bagikan untuk membagikan artikel atau situs web. Ini adalah dukungan terbesar bagi kami.

Diskusi

Bagikan pengalaman Anda atau cari bantuan dari sesama pasien.

Bahasa Lain

English Español Português 日本語 Deutsch Français Bahasa Indonesia Русский