Apa yang harus saya lakukan jika saya mengalami mual dan muntah?

  A. T: Apa yang dimaksud dengan mual dan muntah?  J: Mual adalah perasaan ingin muntah, dan muntah adalah proses memuntahkan isi perut. Kedua gejala ini dapat terjadi bersamaan. Tetapi terkadang hanya perasaan mual tanpa muntah, atau terkadang muntah terjadi tetapi tanpa perasaan mual.  T: Faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan mual dan muntah?  J: Faktor umum meliputi: 1. Keracunan makanan: Hal ini dapat terjadi jika Anda makan makanan yang rusak, terutama karena Anda memiliki infeksi di perut Anda. Infeksi kadang-kadang dapat menyebabkan diare, dan kadang-kadang infeksi pada saluran pencernaan dapat menyebabkan mual dan muntah pada saat yang bersamaan.  2, pusing dan mabuk perjalanan: Hal ini dapat terjadi jika Anda berada di atas kapal, mobil, atau kendaraan bergerak lainnya; hal ini juga dapat terlihat ketika ada masalah dengan telinga Anda yang memengaruhi keseimbangan Anda.  3. Obat-obatan: Banyak obat yang berbeda dapat menyebabkan mual dan muntah. Contohnya termasuk antidepresan, antibiotik, vitamin, pil KB dan obat penghilang rasa sakit. Pasien yang menjalani pengobatan kanker atau anestesi juga dapat mengalami mual atau muntah.  4. Kehamilan: Banyak wanita hamil mengalami mual atau muntah, fenomena yang dikenal sebagai “reaksi awal kehamilan”.  Penyakit refluks gastroesofagus (GERD): GERD adalah refluks cairan lambung ke kerongkongan, tabung yang menghubungkan tenggorokan ke perut, suatu kondisi yang terkadang menyebabkan mual.  6.Masalah perut atau usus: Ketika lambung atau usus tidak dapat mengangkut makanan dengan benar dan terjadi obstruksi usus, itu juga dapat menyebabkan mual atau muntah.  7.Migrain: Beberapa pasien migrain akan mengalami mual saat mereka sakit kepala.  8 . Alkohol: Minum alkohol dalam jumlah besar dapat menyebabkan mual dan muntah.  C. T: Apakah saya perlu ke dokter atau perawat?  J: Hubungi dokter atau perawat jika gejala Anda berlangsung lebih dari 1-2 hari atau parah, atau jika Anda mengalami hal berikut: nyeri dada atau sakit perut, muntah darah atau sesuatu seperti bubuk kopi, tinja berdarah, tinja berwarna hitam, tinja berwarna kuning, suhu tubuh lebih dari 38,3 ° C, sakit kepala parah atau leher kaku, merasa lelah atau sulit bangun, tanda-tanda dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi meliputi: 1, merasa lelah; 2, mulut kering; 3, kram otot; 4, pusing; 5, kebingungan; 6, buang air kecil berwarna kuning gelap, atau tidak ada air kecil selama lebih dari 5 jam.  T: Apa yang bisa saya lakukan untuk membuat diri saya merasa lebih baik?  J: Anda dapat: menghidrasi lebih banyak cobalah untuk makan, tetapi mulailah dengan makanan yang memiliki banyak cairan di dalamnya, seperti sup, jeli atau es loli. Jika makan makanan ini tidak menimbulkan masalah, cobalah makanan yang lebih lembut dan ringan seperti yogurt tawar. Beberapa makanan bergula tinggi seperti roti atau kue dapat membantu menenangkan perut Anda. Beberapa orang menemukan bahwa makan jahe dapat membantu mengurangi rasa mual. Anda harus menghindari makanan dengan banyak lemak dan minyak, yang dapat memperburuk gejala mual. Jika gejala Anda kembali setelah makan, hubungi dokter Anda.  Hindari bau yang kuat, seperti parfum Jika tidak ada kontraindikasi, minum obat Anda dengan makanan. Tetapi periksa dulu botol obatnya, karena beberapa obat perlu diminum saat perut kosong.

Dukung kami

Jika konten di atas bermanfaat bagi Anda, silakan klik tombol bagikan untuk membagikan artikel atau situs web. Ini adalah dukungan terbesar bagi kami.

Diskusi

Bagikan pengalaman Anda atau cari bantuan dari sesama pasien.

Bahasa Lain

English Español Português 日本語 Deutsch Français Bahasa Indonesia Русский