Trichomonas vaginitis terutama disebabkan oleh infeksi Trichomonas vaginalis. Infeksi dapat terjadi akibat hubungan seks yang tidak bersih, kebiasaan gaya hidup yang buruk, dan penggunaan antibiotik atau hormon steroid dalam jangka panjang, yang menyebabkan trikomoniasis.
Kontak seksual merupakan cara utama penularan Trichomonas vaginitis. Perilaku seksual yang tidak bersih seperti berganti-ganti pasangan seksual, tidak memperhatikan kebersihan dan higienitas dalam kehidupan seksual, dan sering melakukan hubungan seksual dapat menyebabkan terjadinya Trichomonas vaginitis.
Karena Trichomonas vaginalis tidak hanya bersifat parasit di vagina, tetapi juga sering menyerang uretra, kandung kemih, dan jaringan serta organ tubuh lainnya, maka jika Anda tidak memperhatikan kebersihan diri, penggunaan pemandian umum, bak mandi, handuk mandi, dan sebagainya secara tidak langsung juga dapat terinfeksi Trichomonas vaginalis.
Selain itu, Trichomonas vaginalis cocok tumbuh di lingkungan yang lembab dengan suhu 25~40℃ dan PH 5,2~6,6. Oleh karena itu, sering memakai pakaian yang lembab atau ketat dapat dengan mudah menyebabkan infeksi Trichomonas vaginalis, yang menyebabkan terjadinya trichomonas vaginitis.
Selain itu, penggunaan antibiotik atau hormon steroid dalam jangka panjang dapat merusak lingkungan mikro vagina, yang juga dapat meningkatkan risiko infeksi Trichomonas vaginalis, yang mengarah pada perkembangan trikomoniasis.
Jika terjadi trikomoniasis, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, menyelesaikan pemeriksaan yang relevan, mengidentifikasi penyebab penyakit di bawah bimbingan dokter profesional, dan menargetkan pengobatan untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.