Vaginitis dapat disebabkan oleh fungsi kekebalan tubuh yang rendah, pembersihan yang tidak memadai, dan gangguan kadar hormon seks setelah melahirkan. 1. Fungsi kekebalan tubuh yang rendah: karena terlalu banyak bekerja dan mengurangi olahraga setelah melahirkan, fungsi kekebalan tubuh pasien yang rendah dapat menurun, yang membuatnya lebih mudah terinfeksi bakteri patogen, dan kemudian vaginitis dapat terjadi. 2. Pembersihan yang tidak memadai: Vaginitis dapat terjadi karena infeksi bakteri, jamur, dan infeksi patogen lainnya yang disebabkan oleh kegagalan pasien untuk membersihkan bagian dalam dan luar alat kelamin secara tepat waktu setelah melahirkan. 3. Gangguan tingkat hormon seks: tingkat hormon seks pada beberapa ibu secara signifikan lebih tinggi dari biasanya, yang akan meningkatkan kandungan glikogen pada sel epitel vagina, meningkatkan keasaman vagina, dan membentuk lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan Candida, yang mengakibatkan terjadinya vaginitis. Selain itu, disarankan agar pasien yang mengalami vaginitis setelah melahirkan segera ke rumah sakit dan mengikuti instruksi dokter untuk pengobatan agar tidak menunda kondisi tersebut.