Bagaimana memilih obat antihipertensi untuk pasien hipertensi?

  Ada banyak jenis obat anti-hipertensi, dan pasien hipertensi harus memperhatikan hal-hal berikut dalam pengobatan: 1. Obat antihipertensi yang umum digunakan termasuk antagonis kalsium, penghambat enzim pengubah angiotensin, antagonis reseptor angiotensin II, diuretik, beta-blocker, dll. Durasi kerja yang panjang (long-acting agents) dan sedikit efek samping lebih disukai. Sebagian besar pasien memerlukan kombinasi 2 obat atau lebih. Saat ini, ada banyak obat antihipertensi majemuk yang beredar di pasaran, seperti pilihan harus digunakan di bawah bimbingan dokter kardiovaskular.  2, harus mematuhi pengobatan, meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan adalah kunci keberhasilan pengobatan. Sebagian besar pasien membutuhkan pengobatan jangka panjang atau seumur hidup.  3. Berusaha keras untuk mencapai “standar” pengobatan. Tujuan utamanya adalah untuk mengurangi stroke, infark miokard dan kerusakan ginjal, dan untuk meminimalkan angka kematian. Pada pasien dengan diabetes mellitus dan penyakit ginjal kronis, tekanan darah harus dikontrol secara ketat, dengan tujuan menurunkan tekanan darah hingga <130/80mmHg. 4. Mempertimbangkan pencegahan dan pengobatan komplikasi dan komorbiditas, seperti gagal jantung, stroke, insufisiensi ginjal, penyakit jantung koroner, diabetes mellitus, dislipidemia, dll., untuk menunda dan membalikkan kerusakan organ yang disebabkan oleh hipertensi, dan tidak hanya menurunkan tekanan darah sebagai satu-satunya tujuan pengobatan.  5, memperhatikan prinsip "individual", yaitu, sesuai dengan usia, jenis kelamin, tingkat tekanan darah, faktor risiko kardiovaskular dan keadaan lain dari setiap pasien untuk memilih dan menyesuaikan obat. Amati dengan cermat hubungan antara dosis obat dan khasiat antihipertensi serta efek samping obat, dan sesuaikan jenis dan dosis obat yang sesuai.  6. Jangan membabi buta mendengarkan iklan obat dan menyalahgunakan pengobatan. Semua pasien hipertensi harus menjalani diagnosis rutin dan pengobatan sistematis di bawah bimbingan dokter kardiovaskular.  7, Terakhir, perlu diperhatikan bahwa perubahan gaya hidup sebagai pengobatan dasar harus dilakukan secara menyeluruh, seperti mengontrol pola makan, berolahraga, berhenti merokok dan alkohol, menjaga berat badan ideal dan lingkar pinggang.

Dukung kami

Jika konten di atas bermanfaat bagi Anda, silakan klik tombol bagikan untuk membagikan artikel atau situs web. Ini adalah dukungan terbesar bagi kami.

Diskusi

Bagikan pengalaman Anda atau cari bantuan dari sesama pasien.

Bahasa Lain

English Español Português 日本語 Deutsch Français Bahasa Indonesia Русский