Obat apa yang dikontraindikasikan pada pasien hipertensi dengan stenosis arteri ginjal bilateral

Penderita hipertensi dengan stenosis arteri ginjal bilateral sebaiknya tidak menggunakan obat ACEI dan ARB. Obat ACEI yang biasa digunakan adalah enalapril, captopril, benazepril, ramipril, dll. Obat ARB yang biasa digunakan adalah coxsartan potassium, candesartanate, irbesartan, valsartan, dll. Jika obat-obat ini digunakan, maka akan membuat tekanan darah pasien menjadi lebih tinggi, karena setelah menggunakan obat ACEI atau ARB akan membuat tekanan intrakapsular ginjal pasien meningkat, yang meningkatkan tekanan darah. Pasien dengan stenosis arteri ginjal dianjurkan untuk menggunakan antagonis kalsium, seperti nifedipine dan amlodipine, yang dikombinasikan dengan diuretik, seperti furosemide, spironolakton, hidroklorotiazid, dan beta-blocker, seperti metoprolol tartrat, metoprolol suksinat, dan bisoprolol. Jika tekanan darah tidak turun secara memuaskan setelah pengobatan, perawatan bedah dapat dipertimbangkan. Semua pasien hipertensi harus menjalani pemeriksaan terkait arteri ginjal untuk menentukan apakah mereka memiliki stenosis arteri ginjal untuk memandu pilihan pengobatan lebih lanjut.

Dukung kami

Jika konten di atas bermanfaat bagi Anda, silakan klik tombol bagikan untuk membagikan artikel atau situs web. Ini adalah dukungan terbesar bagi kami.

Diskusi

Bagikan pengalaman Anda atau cari bantuan dari sesama pasien.

Bahasa Lain

English Español Português 日本語 Deutsch Français Bahasa Indonesia Русский