Untuk menentukan apakah itu infeksi jamur, ada beberapa metode seperti mikroskop jamur, identifikasi biologi molekuler, kultur jamur, dan sebagainya, di antaranya yang paling sederhana adalah mikroskop jamur. 1. Mikroskopi jamur: cara termudah dan tercepat untuk secara langsung menentukan apakah itu infeksi jamur. Namun, cara ini hanya berguna untuk infeksi jamur subkutan dan superfisial, tingkat positifnya rendah, dan hasil negatif tidak dapat secara langsung menyingkirkan diagnosis. 2. Identifikasi biologi molekuler: menggunakan restriction fragment length polymorphism (RFLP), DNA polimorfik yang diamplifikasi secara acak (RAPD), komposisi basa basa DNA jamur (G+C Mol%), elektroforesis gel medan berdenyut (PFGE), pengurutan rDNA Southern blotting dan metode diagnostik lainnya. 3. Kultur jamur: Ini adalah bagian penting dari pemeriksaan laboratorium, dan kemampuan untuk membiakkan jamur patogen merupakan prasyarat untuk identifikasi strain lebih lanjut. Kultur jamur rutin membutuhkan 21-28 hari inkubasi pada suhu 28-30°C. Media agar kentang (PDA) atau media Sartre (SDA) biasanya digunakan untuk kultur. Metode untuk menentukan infeksi jamur termasuk, tetapi tidak terbatas pada, yang disebutkan di atas, dengan cara yang paling sederhana adalah mikroskop jamur. Namun, jika terjadi ketidaknyamanan yang jelas, seseorang harus segera pergi ke rumah sakit khusus untuk mendapatkan perawatan yang efektif.