Cara menurunkan gula pada diabetes tipe 2

Diabetes mellitus tipe 2 dapat diturunkan dengan pengaturan pola makan, olahraga, obat hipoglikemik oral dan suntikan insulin.
1. Kontrol diet: Kontrol yang wajar terhadap asupan kalori total, alokasi yang rasional terhadap proporsi karbohidrat, protein dan lemak, pasokan karbohidrat dalam makanan harus mencapai 50%~60% dari total kalori, asupan protein harus mencapai 15%~20% dari total kalori, dan lemak harus mencapai 25%~30% dari total kalori.
2. Olahraga: Olahraga dapat meningkatkan sensitivitas insulin, yang kondusif untuk mengendalikan gula darah dan berat badan. Pasien diabetes dapat melakukan olahraga yang sesuai di bawah bimbingan dokter, langkah demi langkah, ketekunan jangka panjang, disarankan 150 menit olahraga intensitas sedang per minggu.
3. Obat hipoglikemik oral: Pasien diabetes dapat mengontrol gula darah melalui obat hipoglikemik oral. Obat hipoglikemik yang paling sering digunakan adalah metformin, yang merupakan obat pilihan untuk pengobatan diabetes. Reaksi yang merugikan seperti mual, muntah dan diare dapat terjadi setelah mengonsumsi metformin.
4. Suntikan insulin: Jika gula darah masih tidak dapat dikendalikan dengan obat hipoglikemik oral, suntikan insulin adalah pilihan. Reaksi merugikan yang umum terjadi pada injeksi insulin adalah hipoglikemia, sehingga perlu dilakukan pemantauan gula darah dan penyesuaian dosis insulin sesuai dengan kadar gula darah.
Pasien diabetes perlu pergi ke rumah sakit secara teratur, menggunakan obat penurun glukosa di bawah bimbingan dokter profesional, memantau gula darah selama penggunaan, dan tidak menggunakan atau menyesuaikan dosis secara sembarangan.