Hiperurisemia sering kali disebabkan oleh gangguan metabolisme purin, produksi urat yang berlebihan dan/atau berkurangnya ekskresi asam urat oleh ginjal, yang dapat dikurangi dengan menyesuaikan struktur diet dan minum obat (misalnya febuxostat).
1. Menyesuaikan struktur diet: penderita asam urat tinggi perlu menyesuaikan struktur diet, sedapat mungkin dengan diet rendah purin, bisa dengan mengonsumsi buah-buahan, sayuran, produk susu, protein, dan sebagainya. Pada saat yang sama juga harus menghindari asupan makanan tinggi purin seperti makanan laut, jeroan hewan, alkohol dan kaldu, dll., dapat tepat untuk minum lebih banyak air, untuk meningkatkan ekskresi asam urat.
2. Mengonsumsi obat-obatan: Jika kadar asam urat darah tinggi, pasien juga dapat mengikuti petunjuk dokter untuk mengonsumsi penghambat produksi asam urat, seperti febuxostat, allopurinol, dll., Untuk meningkatkan ekskresi asam urat obat-obatan, seperti fenilbromaron, dll., Dan alkalinisasi obat urin, seperti natrium bikarbonat, dll..
Jika kadar asam urat dalam darah ditemukan meningkat, disarankan agar pasien berkonsultasi dengan bagian reumatologi dan imunologi di rumah sakit biasa secara tepat waktu, dan ikuti petunjuk dokter untuk menstandarisasi diagnosis dan pengobatan.