Pengobatan obat untuk fibrosis paru meliputi glukokortikosteroid, imunosupresan, obat antifibrotik, obat antasida, obat anti infeksi, dan sebagainya, dan penggunaan obat harus sesuai dengan petunjuk dokter. 1. Glukokortikosteroid: obat utama untuk fibrosis paru, termasuk metilprednisolon dan prednison, berperan dalam mengendalikan peradangan dan memperlambat perkembangan penyakit. 2. Imunosupresan: termasuk siklofosfamid, azatioprin, siklosporin A, dll., untuk mengurangi respon imun tubuh, tetapi penggunaan jangka panjang menimbulkan efek samping seperti kerusakan fungsi hati, ruam kulit, dan sebagainya. 3. Obat anti-fibrotik: termasuk pirfenidone, nidanib, N-asetil sistein, kolkisin, dll. Untuk mengendalikan peradangan, anti-fibrotik, anti-oksidasi, dll., Untuk meringankan gejala penyakit. 4. Obat anti infeksi: termasuk sefalosporin, penisilin, tetrasiklin, dll. Untuk mengurangi gejala infeksi pada pasien fibrosis paru. Semua obat harus benar-benar mengikuti petunjuk dokter, tidak menambah, mengurangi atau berhenti menggunakan obat sesuka hati, pasien harus berhenti merokok dan alkohol dalam kehidupan sehari-hari, menjaga suasana hati yang baik, secara aktif bekerja sama dengan perawatan dokter, dan pemeriksaan rutin.