Merasa sesak di dada tetapi bernapas dengan normal mungkin normal, tetapi mungkin juga tidak normal dan disebabkan oleh faktor patologis.
Kadang-kadang faktor mental dapat menyebabkan dada terasa sesak tetapi bernapas normal, bila tidak ada penyakit patologis, melalui penyesuaian mental, dapat pulih dengan sendirinya.
Namun, beberapa penyakit, seperti refluks gastro-esofagus yang parah, dapat menyebabkan rasa sesak di dada, tetapi tidak ada hipoksia dan pernapasan normal. Contoh lain adalah pasien dengan penyakit arteri koroner akibat iskemia miokard, yang juga dapat menyebabkan gejala sesak dada, tetapi jika tidak disertai dengan komplikasi seperti gagal jantung, pernapasan juga dapat menjadi normal. Jika penyakit yang disebutkan di atas ada, maka harus diobati secara aktif.
Oleh karena itu, jika Anda merasa sesak di dada tetapi pernapasan Anda normal, Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk menyelidiki penyebab penyakit dan menyesuaikan pengobatan.