Bagaimana melakukan gastroskopi pada pasien hipertensi

Gastroskopi dikontraindikasikan pada pasien dengan hipertensi berat atau kontrol tekanan darah yang buruk. Gastroskopi dapat dilakukan di bawah bimbingan dokter yang dapat menurunkan tekanan darah menjadi sekitar 140/90mmHg dan kemudian melakukan gastroskopi. Pasien perlu mengembangkan rejimen pengobatan yang sesuai di bawah diagnosis dokter spesialis dan mematuhi dosis kuantitatif dan teratur, dan kemudian menentukan apakah pasien dapat menjalani gastroskopi setelah berkonsultasi dengan berbagai dokter. Mengenai pengobatan, pasien dapat mengonsumsi obat antihipertensi seperti nifedipine, amlodipine, metoprolol, kaptopril, valsartan, dll. Regimen spesifik obat bervariasi sesuai dengan perbedaan individu, jadi harap ikuti petunjuk dokter dan berulang kali melakukan pengukuran tekanan darah dan tes fungsi jantung sebelum gastroskopi. Ketika dokter melakukan gastroskopi, dokter harus memberikan umpan balik tekanan darah melalui monitor jantung tepat waktu. Jika tekanan darah tidak normal selama gastroskopi, gastroskopi harus dihentikan tepat waktu dan pasien harus diobati dengan obat yang tepat. Jika pasien menjalani gastroskopi tanpa rasa sakit, harus dilakukan tindakan untuk memperbaiki status pernapasan dan status gizi pasien.

Dukung kami

Jika konten di atas bermanfaat bagi Anda, silakan klik tombol bagikan untuk membagikan artikel atau situs web. Ini adalah dukungan terbesar bagi kami.

Diskusi

Bagikan pengalaman Anda atau cari bantuan dari sesama pasien.

Bahasa Lain

English Español Português 日本語 Deutsch Français Bahasa Indonesia Русский