Untuk diagnosis dan pengobatan gangguan endokrin ginekologi pada wanita, dokter biasanya akan meminta pasien untuk melakukan tes hormon enam. Hasil tes Hormon 6 akan memberikan gambaran umum kepada dokter tentang fungsi endokrin ginekologi pasien. Tes ini berguna dalam diagnosis ketidakteraturan menstruasi, sindrom ovarium polikistik, amenorea, infertilitas, perdarahan vagina yang tidak teratur, gangguan perkembangan seksual dan bahkan tumor ginekologi dengan fungsi endokrin. Tes ini meliputi folliculopoietin (FSH), hormon luteinising (LH), estradiol (E2), progesteron (P), testosteron (T) dan prolaktin (PRL). Biaya bervariasi di antara berbagai tingkat rumah sakit umum di berbagai daerah, tetapi perbedaan secara keseluruhan tidak terlalu besar, dengan harga mulai dari sekitar $200 hingga lebih dari $300. Darah biasanya diambil 3-5 hari setelah menstruasi dan disarankan agar hasilnya diambil saat perut kosong untuk hasil yang lebih akurat. Dalam kasus amenorea, darah dapat diambil kapan saja. Hasilnya bervariasi dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya karena perbedaan metode pengujian dan unit yang digunakan serta perbedaan sumber produsen reagen laboratorium, sehingga penting untuk menganalisis hasil sesuai dengan standar rumah sakit tempat darah diambil.