Gejala vertigo, waspada terhadap hipofungsi vestibular!

  Vertigo adalah ilusi gerakan yang terjadi tanpa rangsangan eksternal. Vertigo bukanlah gangguan tersendiri dan ada puluhan kondisi yang dapat menyebabkannya. Kata vertigo berasal dari bahasa Latin yang berarti berputar dan dapat berupa sensasi berputar, terjungkal, bergoyang, terjungkal, mengambang dan terombang-ambing. Sensasi-sensasi ini adalah vertigo yang sebenarnya dan umumnya terkait dengan stimulasi fisiologis dan patologis dari sistem vestibular. Pusing, kadang-kadang disebut sebagai pusing, adalah gejala ketidaknyamanan di dalam kepala yang tidak dapat diungkapkan secara akurat. Hal ini bisa berupa perasaan tidak stabil, mengambang, atau sedikit gerakan, dan bisa disebabkan oleh disfungsi sistem vestibular atau oleh gangguan seperti hipotensi, iskemia serebral, hipoglikemia atau kecemasan.  Sebagian pasien dengan fungsi vestibular yang rendah tidak dapat menggambarkan gejala mereka secara akurat. Pasien dengan kompensasi vestibular yang tidak lengkap sering menggambarkan kecemasan dan disorientasi dalam situasi tertentu. Contohnya, sebagian pasien dengan hipoplasia vestibular mungkin mengalami disorientasi dan kecemasan di pusat perbelanjaan yang besar dan ramai, khususnya ketika berjalan melawan waktu. Pasien dengan kompensasi vestibular yang tidak lengkap mungkin mengalami kesulitan mengatasi disorientasi dan rasa takut.  Pasien dengan disfungsi vestibular secara bertahap mengembangkan ketergantungan pada penglihatan untuk mempertahankan keseimbangan. Efek optokinetik terjadi ketika berjalan melalui lorong-lorong supermarket, ketika mata tanpa sadar ditarik ke arah pinggiran bidang visual. Fenomena ini dikenal sebagai sindrom supermarket. Pelacakan optokinetik terutama tidak disengaja. Objek dengan warna yang berbeda pada rak menghasilkan efek optokinetik yang mirip dengan yang dirasakan dalam rotasi horizontal kontinu, sehingga muncul gangguan keseimbangan dan gangguan orientasi spasial.