Apa yang dimaksud dengan operasi hidung? Rhinoplasty, prosedur pembedahan untuk membentuk kembali hidung, adalah salah satu yang paling umum dari semua prosedur bedah plastik. Rhinoplasty dapat mengurangi atau menambah ukuran hidung, mengubah bentuk hidung atau batang hidung, mempersempit hidung yang melebar, atau mengubah segitiga antara hidung dan bibir atas. Selain itu, operasi ini dapat memperbaiki cacat lahir atau cedera yang didapat pada hidung dan bahkan membantu meringankan beberapa masalah pernapasan. Perbedaan Besar: Rhinoplasty vs Rhinoplasty Banyak orang secara keliru percaya bahwa operasi hidung dan operasi hidung adalah konsep yang sama. Rhinoplasty adalah operasi implantasi prostesis atau tulang rawan autologus ke bagian belakang hidung untuk membuat hidung lebih tinggi; sedangkan operasi hidung dapat mengubah ukuran hidung, mengubah bentuk dorsum atau ujung hidung, mengubah sudut hidung ke bibir atas, dan mengurangi ukuran lubang hidung, dan juga dapat memperbaiki kelainan bentuk bawaan atau pasca trauma tertentu. Rhinoplasty dapat memberikan efek membentuk kembali hidung. Sebagai contoh, hidung yang berpunuk, meskipun tidak memengaruhi fungsi hidung, bukanlah bentuk yang anggun, terutama jika dilihat dari samping. Dengan operasi hidung, tulang yang menonjol dapat dihilangkan dan menciptakan garis kontur yang diinginkan. Pengangkatan tulang rawan septum yang berlebih dan tulang rawan hidung lateral dapat mengangkat ujung hidung dan bahkan sedikit menaikkannya. Keistimewaan lain dari operasi hidung adalah kombinasi sempurna antara operasi THT dan operasi hidung, misalnya, tulang hidung lebar bawaan, septum yang menyimpang bawaan, dan bibir sumbing dapat diperbaiki pada saat yang bersamaan, yang dapat memberikan efek kosmetik dan penyembuhan. Masa pemulihan setelah operasi hidung dan operasi hidung hampir sama lamanya, dan jahitan bedahnya sangat halus sehingga biasanya tidak ada bekas luka, dan sayatannya tersembunyi, bahkan di bawah penglihatan langsung. Bentuk hidung mana yang cocok untuk operasi hidung? Hidung Rendah: Seluruh batang hidung dari akar hingga ujung hidung rendah. Hidung Pelana: Ini adalah kelainan bentuk hidung yang umum terjadi di Cina. Seperti hidung rendah, tinggi batang hidung lebih rendah dari biasanya, dan bagian tulang dan tulang rawan batang hidung sebagian besar cekung, tetapi ujung hidung mengarah ke atas, berbentuk seperti pelana. Hidung lurus: tinggi batang hidung tidak masalah, tetapi bentuknya lurus, tidak memiliki kesan kerucut yang tepat, dan titik tertinggi tidak terletak di ujung hidung. Hidung dengan ujung rendah: ujung hidung rendah, dan titik tertinggi hidung terletak di bagian punggung hidung. Akar hidung rendah dan rata: akar hidung rendah dan rata, ujung dan punggung hidung masih dalam kondisi baik, jarak antara mata lebar dan hidung pendek, yang tampaknya tidak proporsional. Hidung bergelombang: terdapat dua cekungan pada sumbu dorsal hidung, membuat sumbu hidung tidak lengkap dan halus. Hidung berbaring horizontal: karena displasia ujung hidung, ujung lubang hidung didirikan dalam bentuk “delapan”, dan hidungnya lebar dan rata, yang biasanya terlihat pada kelainan bentuk hidung sekunder setelah operasi bibir sumbing. Kelainan bentuk hidung: lubang hidung mengarah ke atas seolah-olah hidung menghadap ke langit. Lubang hidung besar: lubang hidung besar, membuat wajah terlihat tidak proporsional. Hidung besar: kepala hidung sangat besar, dan kepala hidung serta batang hidung tidak proporsional. Hidung pendek: Hidung pendek, seolah-olah hanya ujung hidung. Operasi hidung yang gagal: Mereka yang pernah menjalani operasi hidung dan hidungnya tidak sedap dipandang karena gagal.