(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan umum dan informasi dalam konten berikut ini telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Seorang anak berusia 4 tahun dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya karena buang air besar 3-5 kali sehari selama 1 minggu terakhir tanpa disertai nyeri perut, tidak ada bau yang tidak normal, dan nafsu makan yang sedikit berkurang dari sebelumnya. Pemeriksaan fisik anak menunjukkan tidak ada kelainan pada perut, tidak ada nyeri perut dan hasil pemeriksaan feses pada dasarnya normal. Frekuensi buang air besar anak membaik secara signifikan setelah pengobatan diberikan.
Informasi dasar】Laki-laki, 4 tahun
Jenis penyakit】Diare pada anak
Rumah Sakit】Rumah Sakit Rakyat Keenam Shanghai
Tanggal Konsultasi】Juli 2021
Rencana Pengobatan】Obat-obatan (Bifidobacterium triplex + butiran bakteri Bacillus subtilis dibacterium + tablet Clostridium typhimurium + montelukast)
Periode Perawatan】3 hari perawatan di rumah
Hasil】Jumlah tinja meningkat secara signifikan dan nafsu makan anak juga lebih baik dari sebelumnya.
I. Konsultasi awal
Anak berusia 4 tahun datang ke rumah sakit bersama orang tuanya, yang mengatakan bahwa buang air besarnya tidak lancar selama seminggu terakhir, terkadang 2-3 kali sehari, terkadang 4-5 kali sehari, tetapi setiap kali buang air besar tidak banyak. Nafsu makan anak sedikit memburuk dalam 2 hari terakhir dibandingkan sebelumnya, biasanya anak tersebut memiliki nafsu makan yang baik dan suka makan semua jenis makanan, terutama makanan ringan, camilan, dan permen. Perut anak diperiksa, dan tidak ada nyeri perut, tidak ada massa yang abnormal, dan tes tinja pada dasarnya normal. Diare anak dianggap disebabkan oleh pola makan yang tidak tepat dan makan berlebihan.
II. Pengobatan
Hasil pemeriksaan feses pada dasarnya normal, dan tidak ada sel darah putih atau sel darah merah yang meningkat dalam laporan feses. Karena rotavirus dan adenovirus lebih mungkin terjadi pada musim ini dan hasil tes negatif, kami awalnya mengesampingkan infeksi usus dan menganggap bahwa pola makan yang tidak tepat dan makan berlebihan adalah penyebabnya. Para orang tua disarankan untuk makan makanan yang lebih ringan, lebih sederhana dan tidak terlalu bervariasi selama dua hari ke depan, dan mengonsumsi beberapa probiotik oral untuk mengatur saluran usus, seperti Bifidobacterium bifidum triplex, butiran bakteri Bacillus subtilis dibacterium dan tablet Clostridium typhimurium. Bila jumlah tinja sangat banyak, tambahkan montelukast oral untuk mengurangi jumlah tinja di satu sisi dan melindungi selaput lendir saluran cerna di sisi lain.
III. Hasil pengobatan
Tiga hari setelah konsultasi awal, orang tua membawa anak mereka kembali ke klinik untuk konsultasi lanjutan dan mengatakan bahwa anak mereka sudah mulai minum bubur dan nasi encer dan makan sedikit sayuran setiap hari. Anak tersebut sekarang buang air besar secara normal sekali sehari, dan pola makannya perlahan-lahan kembali, dan dia makan sayuran dan daging secara normal kemarin. Diare anak tersebut dianggap efektif secara klinis dan orang tua disarankan untuk menghindari makanan ringan dan minuman.
IV. Catatan
Kami senang bahwa gejala anak telah membaik setelah perawatan, tetapi karena fungsi pencernaan anak dan fungsi penghalang usus sedikit lebih lemah, tidak perlu terlalu banyak variasi dalam asupan nutrisi anak untuk menghindari peningkatan beban pada usus. Dalam total asupan makanan normatif, cobalah untuk meningkatkan jumlah makanan sehat dan alami dan hindari atau kurangi konsumsi berbagai makanan ringan, minuman ringan, minuman dingin dan sejenisnya. Jika terjadi diare atau mencret, orang tua dapat memberikan probiotik atau obat anti diare, dan juga dapat mengirimkan tinja ke rumah sakit untuk pemeriksaan laboratorium.
V. Wawasan pribadi
Dari kasus anak yang bersangkutan, jelas bahwa anak harus memiliki pola makan yang bervariasi, tetapi tidak terlalu banyak variasi atau makan berlebihan. Jika terjadi diare, diet sederhana dengan banyak hidrasi harus diberikan. Probiotik oral atau obat anti diare dapat digunakan sebagai langkah pertama dalam perawatan di rumah, karena ini adalah perawatan yang sangat banyak diindikasikan. Jika memungkinkan, tinja juga dapat dikirim untuk diperiksa tepat waktu, sehingga pengobatan dan pemeriksaan dapat dilakukan tanpa penundaan.